Polisi Rekonstruksi Ulang Kasus Tawuran yang Tewaskan Seorang Remaja di Jalan Demang Lebar Daun Palembang

Polisi Rekonstruksi Ulang Kasus Tawuran yang Tewaskan Seorang Remaja di Jalan Demang Lebar Daun Palembang

Polisi melakukan rekontruksi ulang kasus aksi tawuran antar kelompok pemuda di Jalan Demang Lebar Daun Palembang. Foto: dokumen/sumeks.co--

BACA JUGA:3 Pelaku Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Palembang yang Tewaskan Farel Ditangkap, Ini Tampangnya

Akibat kejadian ini, korban meninggal dunia di TKP dan keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Mapolsek IB I Palembang.  

Atas kejadian ini ketiga tersangka akan dikenakan Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. 

Beberapa hari kemudian, satu pelaku lagi juga diringkus. Dia adalah pemilik akun Instagram @enjoygalo yang saat kejadian tawuran sempat melakukan live.

Adalah RN (17), diamankan Tim Opsnal Unit 4 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan AKP Taufik Ismail SH dan Ipda Maryanto SH, Selasa 17 Januari 2023 malam saat berada di rumahnya di kawasan Parameswara Palembang.

BACA JUGA:Polisi Beberkan Identitas Korban Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Jalan Demang Lebar Daun Palembang

RN merupakan pelajar kelas XI salah satu SMA Negeri di Kota Palembang. RN juga sebelumnya pernah tersandung masalah hukum namun tidak sampai ke meja hijau.

Di hadapan polisi, RN mengaku saat melakukan live saat itu sengaja untuk membantu korban agar tidak terus dianiaya.

“Akun @enjoygalo itu punyo aku, aku adminnyo. Live itu idak Om, justru aku yang ngomong sudahlah, gek dio (korban) tuh mati,” terang RN saat diamankan di ruang penyidik Unti 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel Selasa malam.

RN menjelaskan, saat tawuran pecah, ada sekitar 50 orang lebih yang datang ke Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I Palembang.

BACA JUGA:Video Detik-detik Tawuran Berdarah di Palembang Viral, Korban Dikeroyok dan Dibantai Para Pelaku

“Tujuan live itu idak ado om, cuman untuk seru-seruan. Biso jugo untuk nambah follower Instagram aku,” aku RN lagi.

RN juga masih sempat melihat korban Farel masih bergerak saat dianiaya menggunakan senjata tajam.

“Aku idak tahu kalau yang diserang itu sampai meninggal om. Aku sempat mundur pas sudah rame itu. Masih sempat bergerak badannyo. Aku yang memang live waktu itu namo akun dan kelompok aku enjoygalo. Tangan kiri pegang handphone tangan kanan pegang pedang om,” beber RN.

Diberitakan sebelumnya, tawuran antar kelompok pemuda terjadi di Palembang Minggu 15 Januari 2023 pecah dan menewaskan satu orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: