TERKUAK! Pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu Ternyata Pernah Dilaporkan Mantan Pegawai, Kasusnya Bikin Gregetan

TERKUAK! Pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu Ternyata Pernah Dilaporkan Mantan Pegawai, Kasusnya Bikin Gregetan

Pendiri Ponpes Al Zaytun ternya pernah dilaporkan mantan pegawainya.--

TERKUAK! Pendiri Ponpes Al Zaytun Indramayu Ternyata Pernah Dilaporkan Mantan Pegawai, Kasusnya Bikin Gregetan

SUMEKS.CO - Terungkap, sosok pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang, ternyata pernah dilaporkan oleh mantan pegawainya karena kasus pelecehan dan pencabulan.

Ponpes Al Zaytun, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, saat ini tengah diperbincangkan warganet lantaran heboh beredar foto yang memperlihatkan shaf salat laki-laki dan perempuan bercampur jadi satu, tanpa ada sekat pembatas diantara keduanya.

Kejadian ini sontak menuai beragam pendapat dan komentar dari kalangan ulama. Pasalnya, sebelum heboh kasus shaf salat yang dicampurkan jadi satu, Ponpes Al Zaytun disebutkan pernah jadi pusat aliran sesat pada 2001 lalu.

BACA JUGA:Astaghfirullah! Ponpes Al Zaytun Indramayu Bikin Ulah Lagi, Adzan 'Nyeleneh', Netizen: Tanda Kiamat

Bukan hanya ajarannya, Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, juga pernah bermasalah dengan ratusan pegawai sekaligus guru pengajar di Ponpes atas kasus penghinaan dan pelecehan yang terjadi di tahun 2017.

Tak sampai disitu, sosok  yang disebut-sebut pernah terlibat dengan organisasi Gerakan Darul Islam ini, ternyata pernah dilaporkan oleh mantan pegawainya sendiri berinisial K, atas kasus dugaan pencabulan.

Korban kala itu sempat membuat laporan kepolisian bernomor LP/B/212/II/2021 ke Polda Jabar. Namun, sejak laporan itu dibuat pada 2021 lalu, hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian Polda Jabar dan tak menemui titik terang.

Sementara itu, KH Athian Ali, Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) mengungkapkan, Ponpes Al Zaytun disebutkan pernah jadi pusat aliran sesat.

BACA JUGA:Nah Loh, Soal Shaf Salat Campur Laki-laki dan Perempuan di Ponpes Al Zaytun, 2 Madzhab Dunia Nyatakan Batal

Aliran sesat yang diajarkan Ponpes Al Zaytun yakni, tidak mewajibkan salat lima waktu, boleh mencuri harta orang lain, hingga menghukumi kafir orang yang tidak masuk dalam kelompok ajarannya.

"Sebenarnya mereka itu sudah bubar, tetapi setelah mereka bubar mereka menyebar ke mana-mana bikin kelompok, ada yang masuk Syiah dan lain-lain," ujar Ketua FUUI, KH Athian Ali, dikutip dari berbagai sumber, Selasa 25 April 2023.

Athian Ali menuturkan, pengikut aliran sesat di Ponpes Al Zaytun, sempat dibubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kemudian, sisa dari pengikut aliran sesat Ponpes Al Zaytun diberi pendampingan, dan diajak kembali sesuai tuntunan syari'at Islam oleh ulama dan tokoh masyarakat sekitar.

BACA JUGA:Heboh, Cara Sholat Ied Ponpes Al Zaytun Jemaah Laki-laki Campur dengan Jamaah Perempuan, ini Kata MUI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: