Kemplang Krupuk Asli Palembang Cocok Buat Teman Makan Kamu

Kemplang Krupuk Asli Palembang Cocok Buat Teman Makan Kamu

Ilustrasi--

Namanya Kemplang,  krupuk ikan asli Palembang yang selalu jadi teman makan atau kudapan oleh masyarakat di bumi sriwijaya. Kerupuk kemplang umumnya terbuat dari ikan tenggiri, yang dicampur dengan tepung tapioka dan penyedap rasa lain, dikeringkan dan kemudian dipanggang atau digoreng.

Kenapa kerupuk Palembang dinamai kemplang? Kemplang berarti 'dipukul'. Adonan kerupuk yang sudah dicampur rata dipukul-pukul sampai rata dan pipih. Jadi saat proses pengeringan nanti kerupuk bisa kering secara merata. Saat digoreng pun hasilnya bisa renyah menyeluruh.

Cara pembuatan kemplang juga terbilang masih menggunakan cara tradisional. Ikan yang akan digunakan dicuci bersih. Lalu bersihkan tulang dan kulit ikan, hingga tersisa dagingnya saja. 

Setelah itu ikan digiling menggunakan alat penggiling tradisional, lesung penumbuk beras. Saat ini industri kerupuk sudah mulai menggunakan blender, untuk mempercepat pekerjaan.

BACA JUGA:Update Harga Emas Batangan di Pegadaian Palembang, Melonjak Rp 11.000 per Gram Hari Ini

Daging ikan yang telah halus, dicampur dengan tepung tapioka. Bumbu-bumbu rahasia turun temurun, merupakan bagian sejarah Kerupuk Kemplang yang masih terjaga hingga saat ini. Lalu diuleni di meja ulen dengan permukaannya yang keras, licin, rata, dan mudah untuk dibersihkan. Kemudian digiling menggunakan silinder kayu. 

Ditipiskan dengan cara dikemplang, hingga terbentuk adonan dengan ketebalan 2-3 cm.

Lembar adonan yang sudah tipis, kemudian dicetak. Menggunakan cetakan yang berdiameter 4 cm. Hasil cetakan ini dikukus selama 20 menit, sehingga menghasilkan lembaran kerupuk basah, dengan warna bening yang mengkilat.

Selanjutnya masuk tahap pengeringan. Adonan yang selesai dikukus selama 20 menit, masih harus dikeringkan. Pengeringan cukup dengan cara diangin-anginkan. Proses ini memakan waktu lebih kurang 2-3 hari sampai adonan yang kering akan mengeras. Sebelumnya adonan di potong-potong dengan ukuran 2-3 mm. Hingga berbentuk bulatan kecil.

Pada perkembangannya , kemplang yang awalnya menggunakan ikan tenggiri dan tepung tapioka sebagai bahan dasar pembuatan, kini kemplang juga bisa dinikmati dalam berbagai rasa, seperti udang atau cumi-cumi. 

Kemplang berbentuk bulat-pipih dengan rasa yang gurih dan renyah saat digigit. Saat menikmatinya, kemplang biasa dipadukan dengan sambal terasi membuat rasa kemplang menjadi lebih beragam.

Sambal yang memiliki rasa pedas-manis sebagai pelengkap membuat cemilan ini begitu sedap saat dinikmati. Kemplang kini juga menjadi buruan bagi pelancong yang datang ke Palembang untuk dijadikan buah tangan.

Banyak dipasarkan melalui banyak platform ecomerce. 

BACA JUGA:3 Museum di Palembang Menyimpan Bukti Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang Darussalam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: