Penampakan 2 Mantan Pejabat Disumpah Jaksa Saat Diperiksa Kasus Pembuatan Peta Desa Diduga Fiktif di Lahat

Penampakan 2 mantan pejabat disumpah jaksa saat diperiksa kasus pembuatan peta desa diduga fiktif di Lahat. --
LAHAT, SUMEKS.CO - Penampakan 2 mantan pejabat disumpah jaksa saat diperiksa kasus pembuatan peta desa diduga fiktif di kabupaten LAHAT.
Pantaua sumeks.co, Kejari Lahat memposting 2 foto saat kedua saksi mantan petinggi di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lahat saat disumpah di akun instagramnya @kejarilahat.
Dengan kepsen “Pemeriksaan Saksi Oleh Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus, Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Kegiatan Fiktif Pembuatan Peta Desa Tahun Anggaran 2023”.
Pemeriksaan berlangsung di Ruang Pemeriksaan Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Lahat.
BACA JUGA:237 Kades Se-Kabupaten Lahat Diperiksa Sebagai Saksi Korupsi Pengadaan Peta Desa Miliaran Rupiah
Tampak Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang yang masih berstatus saksi pada perkara tersebut.
Hingga hari ini Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 303 (tiga ratus tiga) orang saksi.
Selanjutnya Tim Penyidik akan meminta keterangan terhadap seluruh pihak yang terkait dalam kegiatan Pembuatan Peta Desa Tahun Anggaran 2023.
Kegiatan pemeriksaan para saksi merupakan rangkaian proses pengumpulan alat bukti oleh Tim Penyidik guna membuat terang dugaan tindak pidana ini.
BACA JUGA:Kejari Lahat Terima Tahap II Kasus Dua Kades Tersangka Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah
BACA JUGA:Penuntut Umum Kejari Lahat Segera Limpahkan Berkas 6 Tersangka Korupsi IUP Batu Bara Rp488,9 Miliar
Tujuannya untuk menemukan pihak yang paling bertanggungjawab pada kegiatan tersebut.
Penyidikan perkara ini sebagai bentuk upaya dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto, S.Sos., S.H., M.H beserta jajaran untuk bukan hanya memberantas tindak pidana korupsi di Kabupaten Lahat namun juga untuk mengembalikan kerugian keuangan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: