6 Bulan Investigasi, Menag Malaysia Temukan Fakta Al Zaytun Sesat, Tarik Seluruh Santri

6 Bulan Investigasi, Menag Malaysia Temukan Fakta Al Zaytun Sesat, Tarik Seluruh Santri

Menag malaysia menarik seluruh santri dari Ponpes Al Zaytun setelah melakukan investigasi selama 6 bulan.--

Maka dibentuklah NII yang ada tadi struktur pemerintahnya. Kemudian dari NII ini salah satu wilayahnya itu Komandemen Wilayah 9, iyang sekarang menjadi Al Zaytun. 

BACA JUGA:Ngeri! Alumni Al Zaytun Bongkar Gerakan Bawah Tanah Panji Gumilang: Bisa Jadi di Samping Rumah Kita Orangnya

"Jadi sebenarnya itu bentukan pemerintah pada waktu Itu. NII diadu saja dengan NII, kan hancur sendiri, kira-kira kan begitu," kata Mahfud. 

Dalam akun TikTok @Mari Ngaji, Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) KH Athian Ali M Dai menceritakan, yang diberi kuasa oleh pendiri NII SM Kartosoewirjo untuk mendirikan Komandemen Wilayah adalah Abdul Fatah Wira Nagapati. 

"Jadi kata Abdul Fatah Wira Nagapati, saya diberi yang kuasa oleh Kartosoewirjo untuk mendirikan KW. Atas kuasa yang diberikan Kartosoewirjo saya mendirikan 6 KW," kata Athian. 

Enam KW yang dimaksud, KW 1 Jawa Barat, KW 2 Jawa Tengah, KW 3 Jawa Timur ditambah Kalimantan, KW 4 Sulawesi, KW 5 Aceh dan KW 6 Palembang. Lantas KW 9 siapa yang mendirikan? 

BACA JUGA:Merajuk Nih? Ridwan Kamil Ogah Temui Panji Gumilang, Tabayun Cuma 'Pamer' Al Zaytun Indramayu

"Itu 6 KW yang saya dirikan, kalau KW 9 itu siapa yang dirikan? Siapa yang membikin KW 9, kata dia (Abdul Fatah) saya yang punya kuasa mendirikan KW ini, berarti bukan NII ini," ucap Athian menirukan ucapan Abdul Fatah. 

Lantas berceritalah Abdul Fatah, ketika Kartosoewirjo itu sudah terkepung di hutan dan sakit-sakitan, banyak orang-orang Kartosoewirjo yang merasa akan dihabisi. 

Salah seorang kaki tangan Kartosoewirjo namanya Adah Jaelani turun gunung. 

Adah menyerahkan diri dan menyatakan tobat kembali ke NKRI di depan Kodam III Siliwangi. Adah membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani di atas materai, dengan banyak saksi.

BACA JUGA:FAKTA BARU! Ada Santri ‘Siluman’ di Al Zaytun, Perempuan Campur Shaf Laki-Laki Idul Fitri Lalu Bukan Santri?

Dokumen itu diserahkan Abdul Fatah Wira Nagapati kepada KH Athian, dalam bentuk potocopyan. 

"Adah Jaelani ini menurut NII Kartosoewirjo penghianat, tapi menurut pihak lain ini bisa jadi pahlawan," kata Athian. 

Selanjutnya Adah ditarik ke Jakarta, kehidupannya berubah mapan, berkat usaha minyak dan sebagainya. Namun Adah  dikondisikan untuk membentuk NII KW9, lalu KW9 dipimipin Adah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: