Pantai Kerikil Pampangan OKI Mendadak Ramai, Hanya Hamparan Rawa yang Biasanya Sepi, Kini jadi Favorit Wisata

Pantai Kerikil Pampangan OKI Mendadak Ramai, Hanya Hamparan Rawa yang Biasanya Sepi, Kini jadi Favorit Wisata

Ratusan masyarakat berada di pantai kerikil Desa Sepang Kecamatan Pampangan Kabupaten OKI, melihat pemandangan rawa lebak di sore hari. -Foto: dokumen/sumeks.co-

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Pa  kerikil yang terletak di Desa Sepang, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, kini sedang viral di media sosial. 

Pantai ini menjadi viral karena ramai pengunjung mendadak. Padahal biasanya pantai ini sepi karena akses menuju ke lokasi hanya jalan setapak.

Beredar gambar masyarakat sedang mengantre menuju lokasi itu. Karena akses menuju kesana melewati jalan setapak saja. Sehingga jelas menjadi lambat. 

Kini Pantai Kerikil tampaknya menjadi objek wisata favorit yang baru di OKI. Masyarakat yang penasaran ikut berbondong-bondong menuju lokasi hingga rela mengantre.

Mereka melihat landscape atau bentangan rawa yang luas sejauh mata memandang. 

BACA JUGA: Camping Asik Sambil Menikmati Asrinya Desa Wisata Burai, Ogan Ilir

Salah satu warga Desa Sepang OKI, Indra menjelaskan, lokasi itu disebut Pantai Kerikil karena memang ada kerikilnya. Sebenarnya lokasi itu adalah hamparan rawa-rawa atau lebak tempat keseharian kerbau mandi. 

Lanjutnya, hamparan lebak itu memang sangat luas sejauh mata memandang. Awalnya lokasi itu sering dijadikan muda mudi untuk bersantai atau pacaran, lalu sering foto foto.

Rupanya, foto fotonya viral di media sosial dengan memperlihatkan pemandangan lebak yang cukup indah. Sehingga membuat masyarakat penasaran untuk kesana. 

Akhirnya, lokasi lebak tempat kerbau bermain-main menjadi ramai setiap harinya. Khususnya sore hari dijadikan tempat spot berfoto selfie. 

BACA JUGA:Pelataran Pasar 16 Ilir Palembang, Dulu Kumuh, Sekarang Jadi Plaza

"Kalau keberadaan pantai kerikil ini sudah dari sebulan lalu sering ramai orang kesana. Tapi kalau baru bulan ini yang sangat ramai dan viral," jelasnya, kepada SUMEKS.CO, Senin 23 Januari 2023.

Diceritakan Indra, karena viral lokasi jadi bukan hanya warga Desa Sepang saja yang kesana melainkan masyarakat Desa Kecamatan lainnya juga. 

Masih kata dia, karena terus ramai masyarakat yang datang, sehingga oleh warga setempat untuk masuk ke lokasi bagi pengunjung harus membayar Rp2.000 per orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: