Gubernur Babel Libatkan Kakanwil Kemenkum dalam Uji Kompetensi ASN
Johan Manurung Ditunjuk Gubernur Babel Uji Kompetensi Pejabat Tinggi--
Kakanwil Kemenkum Babel Masuk Tim Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT
PANGKALPINANG, sumeks.co- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, dipercaya oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung untuk bergabung dalam tim evaluasi kinerja dan uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama masa jabatan lima tahun.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (04/05/2026) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penugasan ini merupakan bagian dari upaya penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), guna memastikan pejabat yang menduduki jabatan strategis memiliki kompetensi dan kinerja yang optimal.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, yang menjelaskan pentingnya evaluasi berkala sebagai instrumen peningkatan kualitas manajemen ASN.
BACA JUGA:Evaluasi WBK/WBBM 2026, Kemenkum Babel Fokus Tingkatkan Layanan
BACA JUGA:Apel Gabungan, Kemenkum Babel Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal
Dalam forum tersebut turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tarmin, sebagai bagian dari tim evaluasi.
Sebagai objek penilaian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yamowa’a Harefa, memaparkan capaian kinerja selama lima tahun masa jabatannya.
Paparan tersebut mencakup program kerja, inovasi yang telah dijalankan, serta berbagai tantangan yang dihadapi berikut langkah penyelesaiannya.
Tim evaluasi kemudian melanjutkan dengan sesi pendalaman melalui tanya jawab guna menggali lebih jauh terkait capaian, kompetensi, serta rencana pengembangan ke depan.
Johan Manurung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk terlibat dalam tim evaluasi ini. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung proses penilaian secara objektif dan transparan.
“Kami siap berkontribusi dalam memastikan evaluasi berjalan profesional dan akuntabel, sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas ASN di daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sistem manajemen ASN di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin kuat dan mampu menghasilkan pejabat yang kompeten, profesional, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:











