Menteri Supratman Andi Agtas Dialog Interaktif di Kanwil Kemenkum Babel, Bahas Posbankum hingga Produk IG
Kunjungan Menteri Hukum RI ke Bangka Belitung menyoroti capaian 393 Posbankum serta dukungan terhadap perlindungan produk unggulan daerah.--
Pangkalpinang, sumeks.co- Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, melakukan dialog interaktif bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung dalam kunjungan kerja yang berlangsung di Balai Pengayoman Kanwil Kemenkum Babel, Kamis (21 Mei 2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Hukum RI, di antaranya Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Min Usihen, Staf Khusus Menteri Hukum Carman Ansari, serta tim peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Bangka Belitung.
Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel Johan Manurung bersama jajaran pejabat struktural dan seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel.
Dalam sambutannya, Johan Manurung menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Hukum RI ke Bangka Belitung. Ia menilai kehadiran Menteri menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
BACA JUGA:Menteri Hukum Tinjau Booth Indikasi Geografis di Babel, Produk Lokal Didorong Mendunia
BACA JUGA:Menteri Hukum Resmikan 393 Posbankum di Babel, Akses Keadilan Kini Menjangkau Desa!
Pada kesempatan tersebut, Supratman Andi Agtas memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Bangka Belitung dalam membentuk 393 Posbankum yang tersebar di desa dan kelurahan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan hukum hingga ke tingkat masyarakat bawah.
“Pembentukan Posbankum merupakan bentuk nyata hadirnya negara dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat hingga desa dan kelurahan,” ujar Supratman.
Setelah memberikan arahan, Menteri Hukum membuka sesi dialog bersama pegawai Kanwil Kemenkum Babel, kepala desa, serta pelaku usaha produk Indikasi Geografis. Dalam suasana yang berlangsung interaktif, peserta menyampaikan berbagai persoalan dan masukan terkait pelayanan hukum, penguatan Posbankum, hingga pelindungan Kekayaan Intelektual produk daerah.
Berbagai isu strategis turut menjadi pembahasan, termasuk peningkatan kualitas layanan hukum kepada masyarakat serta dukungan pemerintah terhadap pengembangan produk unggulan daerah berbasis Indikasi Geografis.
Selain itu, Menteri Hukum juga menyampaikan gagasan mengenai pengembangan pendidikan hukum di Bangka Belitung. Salah satu rencana yang dibahas adalah peluang pembukaan Program Magister Kenotariatan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Hukum.
Johan Manurung mengatakan capaian pembentukan ratusan Posbankum di Bangka Belitung merupakan hasil kolaborasi antara Kanwil Kemenkum Babel, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Menurut Johan, Posbankum tidak hanya berfungsi secara administratif, tetapi juga diharapkan aktif memberikan layanan konsultasi, informasi, dan bantuan hukum kepada masyarakat.
Di akhir kegiatan, Menteri Hukum bersama jajaran Kanwil Kemenkum Babel turut meninjau berbagai produk Indikasi Geografis unggulan Bangka Belitung yang telah terdaftar secara resmi. Produk-produk khas daerah tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya penguatan Kekayaan Intelektual dan pengembangan ekonomi lokal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




