Menteri Hukum Supratman Andi Agtas Ajak Keluarga Besar Kemenkum untuk Refleksi Diri Menyambut Ramadhan 1446 H

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas Ajak Keluarga Besar Kemenkum untuk Refleksi Diri Menyambut Ramadhan 1446 H

Kegiatan munggahan di Kemenkumham sebagai awal persiapan diri untuk meningkatkan ibadah dan berbagi kepada sesama. --

JAKARTA, SUMEKS.CO - Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk memperdalam ibadah dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT. Suasana ini menjadi kesempatan untuk merenung dan melakukan refleksi diri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkum) Supratman Andi Agtas dalam acara munggahan yang digelar di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Kamis, 27 Februari 2025, di Graha Pengayoman, Jakarta.

Acara munggahan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H di Kemenkum.

Dalam sambutannya, Supratman Andi Agtas mengajak seluruh keluarga besar Kemenkum untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai waktu untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

BACA JUGA:Kakanwil Kemenkumham Babel Serahkan Sertifikat Hak Cipta kepada Mahasiswa Universitas Pertiba

BACA JUGA:Sinergi Kuat antara Kemenkumham Babel dan Pemkab Belitung, Audiensi untuk Perkuat Hukum dan Ekonomi Daerah

Ia menjelaskan bahwa Ramadhan bukan hanya sekadar menjalankan ibadah puasa, tetapi lebih dari itu, adalah waktu untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

"Setelah 11 bulan kita melakukan aktivitas, Allah SWT memberikan kita kesempatan sebulan penuh untuk mendekatkan diri kita kepada sang pencipta," ujar Supratman dengan penuh khidmat.

Menurutnya, Ramadhan adalah kesempatan emas bagi umat Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, mengoreksi kekurangan diri, dan memperbaiki kualitas ibadah.

Menkum juga menekankan bahwa meskipun puasa memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, sebagai umat Islam, puasa lebih dari sekadar menjaga kesehatan fisik.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkumham Babel Dukung Pagelaran Budaya 'Titang Tue Doa Sekampung' di Desa Bintet

BACA JUGA:Kemenkumham Babel Lantik Tiga Pejabat PPNS, Perkuat Penegakan Hukum di Bangka Belitung

"Saat ini lagi trend yang namanya intermitten fasting, itu membuktikan bahwa puasa dalam apapun bentuknya akan membuat tubuh kita menjadi sehat, tapi bagi kita umat Islam, (puasa) tidak hanya sekedar menyehatkan tubuh kita, tapi ini adalah bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT," tutur Supratman.

Lebih lanjut, Supratman mengingatkan bahwa puasa memiliki pesan-pesan religius yang sangat penting, salah satunya adalah untuk melawan hawa nafsu manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: