Desas Desus Cemaran Plastik dan Logam, BPOM RI Klaim Produk Eskrim Magnum Almond Indonesia Aman Dikonsumsi

Desas Desus Cemaran Plastik dan Logam, BPOM RI Klaim Produk Eskrim Magnum Almond Indonesia Aman Dikonsumsi

Desas Desus Cemaran Plastik dan Logam, BPOM RI Klaim Produk Eskrim Magnum Almond Indonesia Aman Dikonsumsi--

"Tidak aman untuk dimakan," tegas Unilever pemegang merk eskrim Magnum dikutip dari berbagai pemberitaan.

Diketahui juga, pihak Unilever juga membeberkan varian eskrim Magnum yang ditarik adalah varian eskrim Magnum Almond (3x100 ml).

BACA JUGA:Mobil Mogok di Muara Meranjat, Jalan Lintas Timur Indralaya-Tanjung Raja Ogan Ilir Macet Panjang 2,5 Jam

BACA JUGA:Terdakwa Kuras Duit Nasabah BNI Kayuagung Rp6,4 miliar, Bakal Hadapi Tuntutan Pidana JPU

Dengan kode batch L3338, L3339, L3340, L3341, L3342 dan tanggal Best Before atau kadaluarsa Desember 2025 (Kode batch dan tanggal Best Before bisa dilihat di sisi kotak).

Di samping itu, Badan Standar Makanan Inggris FSA juga turut mendesak untuk pembeli tidak memakan es krim yang dijual seharga Rp65 ribu ini.

"Unilever menarik kembali es krim Magnum Almond (3x100ml), karena kemungkinan adanya plastik dan logam," kata juru bicara FSA.

Kemungkinan adanya plastik dan logam membuat produk tersebut tidak aman untuk dikonsumsi. Kalau sudah membeli produk di atas jangan dimakan.

BACA JUGA:Netizen Usul Spot Kayu Mati Kawah Ijen Dipasangi Pagar Supaya Aman, Ada yang Keberatan: ‘Tidak Estetik Lagi’

BACA JUGA:Anak Curhat Dibully Malah Jadi Konten Bahan Becandaan di TikTok, SDM Rendah Konoha Bikin Prihatin

Lebih lanjut, Unilever pun mengatakan jika keselamatan pembeli adalah nomor satu, karena itulah produknya ditarik kembali.

"Keselamatan orang-orang yang membeli dan menggunakan produk kami selalu menjadi prioritas nomor satu kami, itulah sebabnya kami menarik kembali produk-produk ini," kata Unilever. 

Terakhir, brand populer ini mengonfirmasi jika di luar produk tersebut tidak ada produk Magnum lainnya yang terpengaruh.

"Tidak ada produk Magnum lainnya yang terpengaruh. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan terima kasih atas kerja samanya,” kata Unilever.

BACA JUGA:Ada Cewek Tanya Bang Heru, 2 Polisi Ini Asli Atau Palsu? Terungkap Lambang di Baju Polda Sumsel dan Lampung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: