Somasi Paguyuban Penatacara Langsung Dijawab Penyelenggara Nikah Anjing, Katanya Bukan Nikah Tapi Pemberkatan

Somasi Paguyuban Penatacara Langsung Dijawab Penyelenggara Nikah Anjing, Katanya Bukan Nikah Tapi Pemberkatan

Somasi paguyuban penatacara langsung dijawab penyelenggara nikah anjing, katanya bukan nikah tapi pemberkatan. foto: Abeje Janoko/sumeks.co.--

Somasi Paguyuban Penatacara Langsung Dijawab Penyelenggara Nikah Anjing, Katanya Bukan Nikah Tapi Pemberkatan   

SUMEKS.CO - Somasi paguyuban penatacara langsung dijawab penyelenggara nikah anjing, katanya bukan nikah tapi pemberkatan.

Nena dan Valen peyelengga acara itu lewat video mengaku mewakili seluruh pihak yang terlibat dalam acara nikah anjing Jojo dan Luna minta maaf.

“Sebenarnya yang terjadi hanyalah pet blessing atau pemberkatan hewan,” jelasnya.

BACA JUGA:Anjing Kok Nikah Pakai Adat Jawa, Paguyuban Penatacara Yogyakarta Geram, Kasih Waktu Minta Maaf 3 Kali 24 Jam

“Itu seperti biasa dilakukan oleh gereja di tanggal 4 Oktober untuk peringatan tentang St Francisco de Assis,” jelas Nena bersama Valen.

Diketahui, pernikahan adiluhung manusia tapi diaplikasikan pada anjing, membuat paguyuban penatacara Yogyakarta resah.

Ki Abeje Janoko menegaskan acara nikah anjing adat Jawa itu menciderai nilai-nilai budaya adiluhung.

BACA JUGA:Nikahkan Anjing Pakai Adat Jawa, 2 Penyelenggara Minta Maaf Keuskupan Agung Jakarta dan Seluruh Umat Katolik

Seperti diberitakan, pernikahan anjing disomasi paguyuban penatacara Yogyakarta. 

Adat Jawa yang adiluhung kok diaplikasi pada binatang?

Ki Abeje Janoko, Ketua Persatuan Pembiwara Republik Indonesia atau PEPARI, sekaligus Ketua Paguyuban Panatacara Yogyakarta atau PPY menyampaikan somasinya

BACA JUGA:Kasus Manusia Digigit Anjing Liar Bertambah di OKU Selatan, Setelah 9 Korban, Terbaru Ada 2 Korban Lagi 

Video diunggah akun TikTok @Abeje Janoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: