TNI Kembali Ganti Istilah KKB Jadi OPM, Bamsoet: Saya Siap Pasang Badan

TNI Kembali Ganti Istilah KKB Jadi OPM, Bamsoet: Saya Siap Pasang Badan

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet mendukung penuh langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan penyebutan kembali Organisasi Papua Merdeka (OPM)--

SUMEKS.CO - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet siap mendukung penuh langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan ubah penyebutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Tidak sampai disitu saja bahkan dalam pernyataannya, ketua MPR juga siap pasang badan dalam mendukung langkah TNI.

TNI menganggap OPM sudah bukan lagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau kelompok separatis teroris (KST) karena sudah ketealuan hingga saat ini digunakan kembali istilah Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Alasan digunakan kembali istilah OPM ini tentu karena awalnya kelompok tersebut yany menamakan mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

BACA JUGA:Belum Puas! KKB Kembali Serang Markas Kodim Deiyai Usai Habisi Nyawa Danramil Aradide

BACA JUGA:Begini Detik-Detik Mengerikan Gugurnya Danramil Distrik Aradeide yang Diduga Ditembak oleh KKB

Hingga saat ini masyarakat mengenal bahwa Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai pelaku aksi separatis di Papua.

Namun, tak sedikit masyarakat yang kebingungan untuk mengenali apakah OPM dan KKB Papua adalah kelompok yang sama atau sebaliknua

Pemberontakan yang dilakukan oleh OPM di Papua juga selalu dikaitkan dengan keberadaan mereka.

Hal tersebut karena teror yang dilakukan oleh kelompok tersebut sudah menimbulkan banyak korban baik itu dari penduduk sipil ataupun militer.

BACA JUGA:Danramil Aradide Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Trans Papua, Ditembak KKB?

BACA JUGA:Baru 3 Bulan Tahun 2024, Sudah 6 Prajurit Gugur Ditangan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya

Ketua MPR yang akrab disapa Bamsoet yang juga sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan keselamatan bangsa di atas segalanya. 

Dirinya mengakui siap pasang badan jika ada yang mempersoalkan HAM atas kewajiban TNI-Polri dalam melaksanakan penegakan hukum. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: