Waspada! Ternyata Tidur Sore Hari Membawa Dampak Buruk untuk Kesehatan, Begini Cara Mengatasinya

Waspada! Ternyata Tidur Sore Hari Membawa Dampak Buruk untuk Kesehatan, Begini Cara Mengatasinya

Tidur di sore hari ternyata bisa berdampak buruk untuk kesehatan tubuh-ilustrasi-

SUMEKS.CO – Tidur adalah salah satu kegiatan yang pasti akan dilakukan oleh setiap orang yang biasanya masuk dalam waktu istirahat di malam hari. 

Namun kendati demikian, tak jarang juga beberapa orang justru memiliki kebiasaan tertidur di siang dan sore hari.

Hal ini dilakukan untuk mengembalikan energi setelah lelah beraktivitas, karena tidur di waktu yang cukup dinilai bisa meningkatkan suasana hati. 

Lalu bagaimana dengan tidur di sore hari? Banyak yang berpendapat terutama dari sisi kesehatan yang mengatakan jika hal ini tidak diperbolehkan.

BACA JUGA:Waktu Tidur yang Dilarang Rasulullah SAW Ini Ternyata Masih Dilakukan Umat Muslim, Apalagi Nomor 5

Ini dikarenakan ada waktu yang malah sebaiknya harus dihindari untuk tidur karena bisa mendatangkan permasalahan khususnya untuk kesehatan.

Situs Sleep Foundation menyebutkan bahwa waktu tidur siang terbaik adalah sebelum jam tiga atau setidaknya delapan jam sebelum jam tidur malam namun diluar jam tersebut atau di atas jam tiga sore justru bisa merugikan kesehatan.

Selain bisa membuat seseorang kesulitan tidur di malam hari, tidur di sore hari juga bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit kronis di masa mendatang sehingga bisa mengatur pola dan jam tidur.

Lantas apa saja bahaya yang bisa terjadi jika seseorang sering tidur di sore hari, berikut penjelasannya.

BACA JUGA: Tips Meningkatkan Kualitas Tidur Agar Tubuh Menjadi Sehat dan Bugar di Pagi Hari

1. Penurunan fungsi kognitif

Dampak satu ini pastinya akan dirasakan langsung jika sering tidur di sore hari yakni terbangun dalam kondisi linglung.

Hal seperti ini ternyata bisa saja terjadi sebab tidur sore memang dapat mengurangi berbagai fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan daya ingat seseorang.

Ketika tubuh kehilangan konsentrasi, otak akan lebih kesulitan untuk berpikir dan mencerna pemikiran sehingga dikenal dengan sleep inertia atau proses transisi antara tidur dan bangun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: