Indonesia Tanpa Gelar di Turnamen Badminton Hylo Open 2023

Indonesia Tanpa Gelar di Turnamen Badminton Hylo Open 2023

Ganda campuran Indonesia Rehan/Lisa gagal pertahankan gelar juara di Hylo Open 2023.-Foto doksumeks.co-

SUMEKS.CO - Dua wakil Indonesia di Turnamen Hylo Open 2023 gagal mempersembahkan gelar juara.

Wakil WD Indonesia, Apriyani/Fadia retired di set kedua dengan skor 21-19, 1-1.

BACA JUGA:Diwarnai Kartu Merah, 10 Pemain Sriwijaya FC Masih Mampu Bawa 1 Poin dari Kandang Sada Sumut FC

Apriyani meminta mundur alasan cidera saat poin 1-1. Tampaknya lutut Apriyani mengalami masalah usai melakukan smash bola tanggung dari pasangan China Zhang Shu xUAN/Zheng Yu. Ambisi Prifad mencicipi podium tertunda.

Sementara itu si Mixed Double, Rehan Naufal Kusharjanto/ Lisa Ayu Kusuma harus puas menjadi runner-up dan sekaligus gagal mempertahankan gelar musim lalu setelah kalah di partai final Hylo Open 2023.

Wakil ganda campuran Indonesia itu harus mengakui keunggulan dari Thang Chun Man/Tse Ying Suat wakil Hong Kong, dengan skor tipis 1-2 (21-15, 21-14, dan 14-21).

BACA JUGA:8 Desain Rooftop Minimalis yang Bikin Betah Bersantai, Patut Dicoba Dirumah

Bermain di Saarlandhalle, Jerman, Minggu, 5 November 2023 malam Wib, Rehan/Lisa mendapatkan perlawanan sengit sejak di awal gim pertama.

Rank BWF 19 ganda campuran itu bahkan sempat lebih dulu tertinggal 6-9 usai sempat bermain ketat hingga 4-4.

Namun Rehan/Lisa segera mengejar ketertinggalannya dan menurut interval gim pertama dengan keunggulan satu poin.

Usai interval, wakil Indonesia terus meninggalkan Tang/Tse 17-12, namun sempat mengejar hingga 16-14, untungnya pukulan dari Tang melebar keluar lapangan sehingga skor kembali jauh 18-14.

Permainan ciamik dari Rehan mencari sudut sempit membuat Tang/Tse tak terjangkau mengamankan shuttlecock, skor kian menjauh menjadi 19-14.

BACA JUGA:Pray for Badminton Indonesia Bergema, Pertama Dalam Sejarah Timnas Indonesia Zero Medal Asian Games

Wakil Hong Kong itu sempat menipiskan angka menjadi 19-15 dari kesalahan Lisa, pukulan terlalu deras hingga keluar lapangan.

Seakan menebus kesalahan Lisa mendapatkan poin dari sambaran di depan net untuk mengubah skor menjadi 20-15. Bahkan ia juga mengakhiri set pertama dengan melalui smash kerasnya, skor 21-15.

Memasuki gim kedua, kondis pertandingan tidak jauh beda dari gim pertama. Tang/Tse kembali unggul saat awal game hingga memimpin 8-4, namun Rehan/Lisa dapat bangkit dan menyamakan keadaan menjadi 9-9, sekaligus menutup interval dengan skor 11-10.

Sayangnya, wakil Hong Kong memiliki ambisi yang begitu kuat hingga berhasil  memimpin 12-15, tak hanya itu mereka juga terus menjauhi keadaan hingga skor 14-20.

Harapan kembali tumbuh dari wakil Indonesia setelah pukul dari Tse galak menyebarang net mengubah skor menjadi 15-20, namun napas segar tidak bertahan lama ketika  pukulan dari Rehan tersangkut di jaring net, gim kedua ditutup dengan skor 15-21.

Setalah turun minum gim ketiga, Rehan/Lisa sempat unggul lebih dulu pada 7-5, namun Tang/Tse mendapatkan enam poin beruntun untuk menjauhi keunggulan 7-11 saat interval.

Setelah interval, ganda campuran Indonesia mulai menipiskan skor 10-12, namun lagi-lagi Tang/Tse kembali menjauhi jarak poin 10-16.

Pada akhirnya, Rehan/Lisa tak mampu mengejar ketertinggalan dan harus kalah pada skor akhir 13-21.

Dengan hasil ini wakil Indonesia harus puas berada di posisi kedua sekaligus gagal mempertahankan gelar Hylo Open musim lalu, dan juga memperpanjang rekor kelahan atas Tang/Tse pada lima pertemuan.

Saat ini wakil Indonesia yang berada di partai final hanya tersisa Rahayu/Fadia yang saat ini sedang bertanding. (*)


BACA JUGA:Diwarnai Kartu Merah, 10 Pemain Sriwijaya FC Masih Mampu Bawa 1 Poin dari Kandang Sada Sumut FC

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: