Penguatan Tata Kelola Dana Pensiun melalui Mitigas Risiko pasca Undang-Undang P2SK

Penguatan Tata Kelola Dana Pensiun melalui Mitigas Risiko pasca Undang-Undang P2SK

--

Penguatan Tata Kelola Dana Pensiun melalui Mitigas Risiko pasca Undang-Undang P2SK

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Perkumpulan anggota Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) yang merupakan wadah perkumpulan dana pensiun yang beranggota sebanyak 174 per awal tahun 2023.

Salah satu program kerjanya di tahun 2023 adalah melaksanakan Seminar Nasional dengan Tema “Penguatan Tata Kelola Dana Pensiun melalui Mitigas Risiko pasca Undang-Undang P2SK” dan Musyawarah Nasional atau MUNAS I 2023.

Seminar nasional dan musyawarah nasional tahun 2023 diadakan secara tatap muka yang akan diikuti oleh 275 peserta pada Selasa 13 Juni 2023 di Kota Palembang.

Selain itu, seminar nasional dan musyawarah nasional tahun 2023 diikuti para pengurus, pendiri, dewan pengawas, karyawan dana pensiun pemberi kerja, pelaksana tugas pengurus DPLK, karyawan DPLK dan masyarakat umum.

BACA JUGA:Rika Novalina Sungudi: Perempuan Itu ‘Wajib’ Berpolitik

Turut hadir pada pelaksanaan seminar nasional dan musyawarah nasional tahun 2023 ini antara lain Kepala Departemen Pengawasan Dana Pensiun dan Pengawasan Khusus IKNB, Moch Muchlasin, Kepala Regional OJK SUMBAGSEL, Untung Nugroho, Ketua Asosiasi Dana Pensiun Indonesia Ali Farmadi, dan beberapa nara sumber terdiri dari, Keynote Speech Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian dan Dana Pensiun (Penguatan dan Pengembangan Dana Pensiun melalui penerapan Good Corporate Pension Fund), Handy Yunianto, Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas (Prospek Ekonomi Menjelang Tahun Politik Ditengah Ketidakpastian Ekonomi Global), Sesriwati, Direktur Pengawasan Dana Pensiun dan BPJS TK IKNB OJK (Penguatan Tata Kelola Dalam Mitigasi Risiko Dana Pensiun Pasca UU P2SK), Maman Firmansyah dan Pemeriksa Eksekutif Direktorat Pemeriksaan Khusus IKNB OJK (Mitigasi dan Pencegahan Tindak Pidana Fraud Dalam Pengelolaan Dana Pensiun).

Adapun tujuan dari tujuan penyelenggaraan seminar ini, pertama, memberikan update kondisi perekonomian dan geo politik secara global serta pengaruhnya terhadap investasi di Indonesia untuk mendukung dalam penyusunan Rencana Bisnis.

Lalu, yang kedua bertujuan untuk memberikan panduan dan indikator-indikator yang diperlukan dalam penyusunan rencana bisnis dana pensiun serta bagaimana memitigasi risiko dalam penerapannya agar dana pensiun dapat terselenggara dengan teratur, adil, transparan, akuntabel serta mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Pada Seminar nasional ini memaparkan kondisi ekonomi ditengah gejolak ekonomi global dan bagaimana dana pensiun melakukan mitigasi risiko karena risiko dapat muncul dari berbagai faktor seperti ketidakpastian pasar, kebijakan pemerintah yang berubah, persaingan yang semakin ketat, perubahan teknologi dan risiko investasi. Dana Pensiun harus mampu melakukan mitigasi risiko yang baik, agar permasalahan investasi seperti penurunan nilai reksadana dan juga gagal bayar pada investasi obligasi tidak terjadi.

Dengan memahami risiko ini, maka diharapkan pengelolaan tidak hanya fokus mencari return/hasil investasi agar dapat meminimalkan kerugian finansial dan menciptakan investasi yang sehat.

Pelaksanaan seminar nasional ini berjalan lancar dengan aktifnya para peserta dari anggota Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) dalam berdiskusi dan tanya jawab dengan pemateri/narasumber yang ada.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: