Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain Itu Namanya Tajassus, Hukumnya Dilarang

 Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain Itu Namanya Tajassus, Hukumnya Dilarang

Menjaga lisan dari perkataan buruk bagi seorang muslim lebih baik. --dok:sumeks.co

SEORANG MUSLIM dengan MUSLIM lainnya bersaudara. Karena itulah, seorang MUSLIM dilarang menyakiti MUSLIM lainnya. 

Baik itu menyakiti secara fisik, seperti memukul, mencubit ataupun menyebabkan seorang muslim lainnya celaka. 

Seorang muslim juga tidak diperbolehkan bersikap buruk terhadap muslim lainnya. Menyinggung perasaannya, mengumbar aibnya dan membuatnya bersedih. 

Agama Islam merupakan agama yang sempurna dan sangat menghormati hak dalam bersaudara antara sesama manusia.

BACA JUGA:Benarkah Muslim yang Menjaga Shalat, Rezekinya Lancar?  

Islam sangat menjamin hak-hak setiap individu maupun masyarakat dan melarang perbuatan yang menyerempet kepada hak-hak pribadi maupun aib dari setiap manusia. 

Perbuatan atau sikap yang buruk adalah tajassus. Tahukah kalian apa itu tajassus? Mari kita simak sedikit demi sedikit.

Tajassus kalau dalam istilah dinamakan dengan memata-matai (spionase) atau mengorek-orek informasi. Sehingga dalam lingkungan pesantren kata itu sering kali digunakan dan menyebutnya sebagai ‘jaasuus’ atau mata-mata.

Namun dalam kamus literatur bahasa Arab, misalnya kamus Lisan al-‘Arab karangan Imam Ibnu Manzhur, tajassus berarti “bahatsa ‘anhu wa fahasha” yaitu mencari berita atau menyelidikinya.

BACA JUGA:Amalan di Hari Jumat, Membaca Surat Al-Kahfi, Berikut Keutamaannya

Sementara dalam kamus Al-Bishri, tajassus berasal dari kata “jassa-yajussu-jassan” kemudian berimbuhan huruf ta di awal kalimat dan di-tasydid huruf sin-nya maka menjadi kata “tajassasa-yatajassasu-tajassusan” yang berarti menyelidiki atau memata-matai.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa tajassus adalah mencari-cari kesalahan orang lain dengan menyelidikinya atau memata-matai. Sikap tajassus ini termasuk sikap yang dilarang dalam Alquran maupun hadist.

Terkait dengan larangan bersikap Tajassus, dalam Al Quran Allah Subhanallah Wata’allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: