Live di SIni, Yuk IKuti Syiar Ramadan dari Pondok Pesantren Gontor Oleh KH Hasan Abdullah Sahal

Live di SIni, Yuk IKuti Syiar Ramadan dari Pondok Pesantren Gontor Oleh KH Hasan Abdullah Sahal

Live Siang Ini, Yuk IKuti Syiar Ramadan dari Pondok Pesantren Gontor Oleh KH Hasan Abdullah Sahal--

BACA JUGA:HOT NEWS! Pertimbangan Keyakinan Gontor Tetapkan Idul Fitri Jumat 21 April 2023, Sama dengan Muhammadiyah

BACA JUGA:Kamera CCTV Rekam Oknum Senior Gontor Siksa Santri Asal Palembang, Tersangka Tak Bisa Mengelak Lagi

Pondok Pesantren Gontor dengan bangga menyelenggarakan acara ini sebagai bagian dari upaya mereka untuk terus menyebarkan ajaran Islam yang moderat.

Mengedukasi umat Islam agar lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Semua umat Islam diundang untuk bergabung dalam acara ini, merenungkan pesan ketaqwaan yang disampaikan, dan bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT. 

Mari kita sambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan jiwa yang siap untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

KH Hasan Abdullah Sahal merupakan tokoh penting dalam sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor, sebuah institusi pendidikan Islam yang sangat berpengaruh di Indonesia. 

Hasan Abdullah Lahir pada 24 Mei 1947, beliau adalah anak keenam dari KH Ahmad Sahal, salah satu dari "Trimurti Pendiri" Pondok Modern Darussalam Gontor bersama KH Zainuddin Fananie dan KH Imam Zarkasyi. 

Kontribusinya dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia terutama melalui peran aktifnya di Pondok Modern Darussalam Gontor, Mlarak.

Dimana ia menjadi pimpinan bersama Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dan Drs. K.H. Muhammad Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed.

BACA JUGA:Pimpinan Ponpes Gontor Berziarah ke Makam AM Putra Sulung Soimah di Palembang

BACA JUGA:Anak Soimah Meninggal Diduga Dianiaya, Begini Pernyataan Resmi Pondok Gontor

Pendidikan formal KH Hasan Abdullah Sahal dimulai di Gontor pada tahun 1959, dan sebelum menyelesaikan pendidikan dasar, ia telah diterima di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor.

 Setelah menyelesaikan pendidikan di KMI pada tahun 1965, beliau melanjutkan studi di Fakultas Ushuluddin Institut Pendidikan Darussalam (IPD), yang kemudian dikenal sebagai ISID) dan pada saat yang sama mengajar di KMI selama dua setengah tahun.

 Pengalaman dan pendidikannya tidak berhenti di sana; pada tahun 1967, beliau berkesempatan melanjutkan studinya di Fakultas Da'wah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: