AWAS YA! Harus Benar Ada Data Dana Desa 20 Persen Digunakan Buat Atasi Stunting, Sebagai Laporan Konvergensi

AWAS YA! Harus Benar Ada Data Dana Desa 20 Persen Digunakan Buat Atasi Stunting, Sebagai Laporan Konvergensi

Kades diingatkan, harus ada data dana desa 20 persen digunakan buat atasi stunting, sebagai laporan konvergensi. foto: ilustrasi/sumeks.co. --

Kemudian, kata dia, dari Dana Desa, ada 20 persen untuk ketahanan pangan.

BACA JUGA:Alhamdulillah, BLT Dana Desa Tahap Dua Kecamatan Rambang Kapak Tengah Prabumulih Cair

“Kalau desa pangan terjaga, maka gizi tercukupi dan otomatis anak stunting berkurang,” bebernya.

Ia menjelaskan, dana transfer tidak hanya ada Dana Desa. 

Tapi juga dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU).

Dana-dana ini ada juga masuk bidang kesehatan. 

BACA JUGA:Bekas Kades di Pengandonan OKU Bakal Dimiskinkan, Bayar Denda dan Uang Pengganti Korupsi Dana Desa dan Penjara

Kemudian untuk penanganan stunting berupa perbaikan sanitasinya, lingkungan higienis, dan bukan hanya pemberian vitamin.

Termasuk bantuan operasi kesehatan yang diletakkan di Dinkes, di Puskes karena disitulah faskes tingkat pertama.

“Dana untuk penangganan stunting di Sumsel sudah bagus dan bisa menekan angka stuntingnya,”  imbuh Lydia.

Kendati begitu, ia menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan massif.

BACA JUGA:Waduh! Selewengkan Dana Desa Rp900 Juta untuk Main Janda, Oknum Pj Kades Ngestikarya Dituntut 7 Tahun Penjara

Termasuk dukungan dari kabupaten/kota. 

Daerah harus mampu menyerap anggaran dan merealisasikannya untuk kepentingan ibu, balita, dan pusat layanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: