Internasionalisasi Dakwah Muhammadiyah Beli Gereja Dijadikan Masjid dan Boarding School di Kota Madrid Spanyol

Internasionalisasi Dakwah Muhammadiyah Beli Gereja Dijadikan Masjid dan Boarding School di Kota Madrid Spanyol

Internasionalisasi dakwah muhammadiyah beli gereja dijadikan masjid dan boarding school di kota madrid spanyol. foto: ist/sumeks.co.--

BACA JUGA:Pria Ini Syok Ketika Bertemu dan Didoakan Nabi Khidir di Masjid Nabawi, Bagaimana Ciri-Ciri Nabi Khidir?

Gereja Katedral St Justus dan St Pastor di Alcala de Henares, Katolik Roma di Alcala de Henares, Spanyol, resmi dibeli Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Dikutip dari berbagai sumber, gereja tersebut dikabarkan sudah dibeli oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur beberapa bulan lalu.  

Komplek bangunan seluas 3 hektare yang dikabarkan seharga 3 juta Euro ini, merupakan peninggalan era Kejayaan Islam di Andalusia, atau pada masa Kekhalifahan Abbasiyah.

BACA JUGA:MASYAALLAH! Karomah Kiai Marogan Keluarkan Ikan Hidup dari Kelapa Muda, Naik Sorban Seberangi Sungai

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim mengungkapkan, usaha untuk mendapatkan gereja itu kembali dilalukan pada masa kepemimpinannya di Jatim tahun lalu.

Keinginan untuk membeli gereja tersebut, dilandaskan atas keinginan untuk mengembalikan fungsi bangunan yang dahulunya sebagai pusat kegiatan umat Islam beribadah.

Namun, seiring berjalannya waktu dan runtuhnya masa kekhalifahan Abbasiyah, masjid itu pun berubah menjadi gereja yang saat ini berdiri di Spanyol.

Hal itulah yang mendorong Muhammadiyah ingin mengembalikan masa kejayaan Islam seperti yang terjadi di zaman Abbasiyah.

BACA JUGA:Bill Gates Pasti Lewat! Mana yang Paling Kaya Qorun, Nabi Sulaiman atau Mansa Musa? 

Menurut Saad, upaya yang dilakukannya ini bertujuan untuk membangkitkan inspirasi dan semangat kaum muslimin agar berani berbuat nyata mengembalikan peradaban Islam.

Selain itu, langkah yang diambilnya ini juga untuk membuktikan jika umat Islam mampu mengembalikan kejayaan dan peradaban Islam seperti dulu kala.

"Ini bukan (inisiatif) individual tapi organisasi. Kita buktikan bahwa kita mampu mengembalikan kejayaan Islam," tegasnya.

Lebih lanjut, Saad menilai kebesaran Islam sudah tidak lagi besar seperti dulu dam seakan hilang dimakan zaman.

BACA JUGA:Heboh Wali Misterius yang Berdiam Diri Selama 26 Tahun, Pedagang Bakso Sebut Mbah Fanani Paku Bumi Dieng

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: