Panji Gumilang Tidak Sakti, Al Zaytun Hanya Cover Sayap Teritorial NII, Taufik Hidayat: Sosok Kuat Dibohongi!

Panji Gumilang Tidak Sakti, Al Zaytun Hanya Cover Sayap Teritorial NII, Taufik Hidayat: Sosok Kuat Dibohongi!

Menurut pengamat Al Zaytun, pimpinan ponpes Al Zaytun Panji Gumilang tidak sakti, Al Zaytun hanya cover dari sayap teritorial. foto: ist/sumeks.co.--

Panji Gumilang Tidak Sakti, Al Zaytun Hanya Cover Sayap Teritorial NII, Taufik Hidayat: Sosok Kuat Dibohongi!   

SUMEKS.CO - Pimpinan Pondok Pesatren Al Zaytun, Panji Gumilang tidak sakti. Itu dikatakan Taufik Hidayat, orang yang selama ini meneliti Al Zaytun.

“Panji Gumilang tidak sakti, kita aja yang terlalu lemah menghadapi dia,” cetus Taufik Hidayat dikutip di YouTube TVOneNews.

Kata Taufik, Ponpes Al Zaytun hanyalah cover dari sayap teritorial NII. Sedangkan orang-orang kuat yang dekat Panji Gumilang selama ini hanya dibohongi.

“Sosok-sosok penting itu dibohongi aja sama Panji Gumilang dengan kemegahannya itu,” tegas Taufik lagi.

BACA JUGA:Berulah Lagi, Panji Gumilang Cuekin Polemik Salah Idul Adha Tetap Bercampur, Warganet Makin Geram

Menurutnya, orang boleh terpukau dengan kemegahan Al Zaytun, namun dibalik itu ada tragedi kemanusiaan yang luarbiasa.

“Bayangkan ya orang boleh terpukau Al Zaytun itu besar, mewah, santrinya makan teratur, tapi ribuan pekerja disana ngontrak dan hidup dalam kemiskinan. Satu kontrakan itu bisa lima keluarga,” ungkap Taufik.

Menurut Taufik, Ponpes Al Zaytun itu hanyalah cover. Diluar itu ada sayap teritorial.

“Al Zaytun itu sayap fungsional, NII KW 9 adalah sayap terirorialnya yang ada di Jakarta Raya, di Bandung,” urainya.

BACA JUGA:Panji Gumilang Diteropong Punya 256 Rekening Mencurigakan, Al Zaytun Hanya 30, Mahfud MD: Semua Masih Aktif!

Menurut Taufik, Panji Gumilang adalah mbahnya kesesatan.

Ditengah masalah yang menerpa Al Zaytun tapi masih ada seribu calon santri yang mendaftar.

“Seribu itu orang-orangnya doang. Nggak banyak itu, orang-orang yang di teritorial yang dicuci otaknya,” cetus Taufik lagi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: