Proyek Sampah Jadi Listrik Palembang 20 MW Bakal Dijual ke PLN, Olah 1.000 Ton Sampah Rumah Tangga per Hari

Proyek Sampah Jadi Listrik Palembang 20 MW Bakal Dijual ke PLN, Olah 1.000 Ton Sampah Rumah Tangga per Hari

Mega proyek senilai Rp 2,1 triliun ini akan segera dibangun di kecamatan Kertapati.

Lokasi tepatnya Mega Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) itu di wilayah Keramasan.

Proses pembangunan diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 18 bulan saja. 

BACA JUGA: Proyek Sampah Jadi Listrik Palembang Dibangun PT Indo Green Power China, Sistem Kontrak BOO Selama 20 Tahun 

BACA JUGA: dukungan Ton Sampah Palembang Bakal Diubah Jadi Listrik, Mega Proyek Rp 2,1 Triliun Dibangun di Kertapati 

Proyek itu dibangun di atas lahan seluas 8 hektar dan diperkirakan telah beroperasi pada Desember 2024. 

Dr Akhmad Mustain  mengatakan, kajian amdal kemanusiaan PSEL sangatlah kuat di Kementerian Lingkungan. 

“Nilai investasi PSEL ini mencapai Rp2,1 triliun,” jelasnya Minggu, 22 Januari 2023. 

Proyek ini sudah cukup lama tertunda, Pemerintah Kota Palembang memastikan peletakan megaproyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). 

BACA JUGA: Proyek Sampah Jadi Listrik Palembang Dibangun PT Indo Green Power China, Sistem Kontrak BOO Selama 20 Tahun 

BACA JUGA: dukungan Ton Sampah Palembang Bakal Diubah Jadi Listrik, Mega Proyek Rp 2,1 Triliun Dibangun di Kertapati 

Proyek ini akan dilaksanakan bulan April-Mei 2023 mendatang. 

Proyek ini hasil kerjasama Pemkot Palembang dan investor PT Indo Green Power.

Infonya saat ini tengah dilakukan analisis dampak lingkungan (amdal) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

BACA JUGA: Proyek Sampah Jadi Listrik Palembang Dibangun PT Indo Green Power China, Sistem Kontrak BOO Selama 20 Tahun 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: