Waspada, Jelang Idulfitri Modus Penipuan Fake BTS Semakin Merajalela, Kenali Ciri-Cirinya

Waspada Jelang Idulfitri Modus Penipuan Fake BTS Semakin Merajalela, Kenali Ciri-Cirinya--
BACA JUGA:Modus Penipuan Perbankan Lewat WhatsApp Semakin Marak, BRI Imbau Nasabah untuk Waspada
Karena perbedaan yang sangat kecil, banyak orang tidak menyadari dan langsung mengklik tautan tersebut.
Ketika tautan diklik, korban akan diarahkan ke situs palsu yang menyerupai situs resmi bank. Di sini, mereka akan diminta untuk memasukkan data pribadi seperti username, password, hingga informasi kartu kredit atau ATM.
Setelah data tersebut masuk ke sistem penipu, akun korban pun dalam bahaya.
Ciri-Ciri Penipuan: Terlalu Bagus untuk Jadi Kenyataan
Selain melalui tautan palsu, pelaku sering kali menawarkan iming-iming hadiah atau promosi yang tampak menggiurkan, misalnya ribuan poin loyalitas yang bisa ditukar dengan uang tunai.
Korban yang tergiur akan mengikuti instruksi lebih lanjut dan tanpa sadar memberikan kredensial mereka kepada pelaku kejahatan siber.
"Biasanya mereka menjanjikan sesuatu yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Ini adalah salah satu trik klasik dalam modus penipuan digital," jelas Albertus.
Setelah korban memasukkan data pribadinya, pelaku akan meminta informasi sensitif lainnya, seperti nomor ATM atau kartu kredit beserta tiga digit kode di belakangnya.
Dengan informasi tersebut, pelaku bisa mengakses dan menyalahgunakan rekening korban.
"Saat data itu sudah dikuasai oleh pelaku, mereka bisa menggunakan kartu korban untuk transaksi ilegal," tambahnya.
Tips Menghindari Penipuan Fake BTS
BSSN memberikan beberapa langkah sederhana agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan Fake BTS:
1. Periksa keaslian tautan atau URL
Jangan klik sembarang link, terutama jika terlihat mencurigakan atau mengandung kesalahan kecil dalam ejaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: