Jalan Hauling PT Titan Infra Sejahtera: Solusi Cerdas Atasi Kemacetan Lalu Lintas Batubara di Sumatera Selatan

Jalan Hauling PT Titan Infra Sejahtera: Solusi Cerdas Atasi Kemacetan Lalu Lintas Batubara di Sumatera Selatan

Jalur hauling PT Titan Infra Sejahtera membantu mengurangi kemacetan di jalan raya dengan menyediakan rute khusus untuk angkutan batubara, mendukung kelancaran distribusi dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di Sumatera Selatan.--

Sejak 15 tahun lalu, PT Servo Lintas Raya mengelola jalur angkutan batubara sepanjang 118 kilometer yang menghubungkan Muara Enim dengan Pelabuhan Batubara PT Swarnadwipa Dermaga Jaya, yang terletak di Sungai Musi. Jalur hauling ini melintasi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan PALI.

Jalur hauling yang dikelola oleh PT Servo Lintas Raya telah terbukti mengurangi ketergantungan pada jalan umum, yang sebelumnya menjadi tempat utama bagi angkutan batubara.

Salah satu dampak positif yang terlihat adalah berkurangnya kemacetan di jalan raya Palembang, yang sering terdampak oleh truk-truk angkutan batubara.

BACA JUGA:Honor X9c 5G: HP Tahan Banting Terbaru dengan Keunggulan Kamera Handal

BACA JUGA:Selain Direktur RSU Pertamina, Kejari Palembang Periksa 8 Saksi Korupsi Dana Hibah PMI

Dengan adanya jalur khusus untuk transportasi batubara, kendaraan-kendaraan tersebut tidak lagi mengganggu lalu lintas umum, yang pada gilirannya mengurangi potensi kerusakan jalan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Keberadaan jalur hauling ini juga berperan dalam memperlancar distribusi batubara ke pelabuhan untuk proses ekspor dan distribusi lebih lanjut. Hal ini tentu sangat mendukung perekonomian lokal dan nasional, mengingat batubara merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia.

Keamanan dan efisiensi operasional jalur hauling menjadi prioritas utama bagi PT Titan Infra Sejahtera. Pihak perusahaan terus berupaya untuk menjaga kelancaran operasional dan mencegah terjadinya kecelakaan atau kerusakan jalan.

Salah satu usulan yang sempat mencuat adalah pembangunan jalan layang (flyover) di KM 48 Kabupaten PALI untuk menghindari kemacetan dan meningkatkan keselamatan.

BACA JUGA:Pelaku Tawuran Tewaskan Seorang Pelajar di Palembang Ditangkap Tim Gabungan, Serukan #stopgawebuyan

BACA JUGA:Polres Banyuasin Gerebek Kampung Narkoba di Desa Kenten Laut, 4 Orang Diamankan, Bandar Kabur

Namun, menurut Yayan Suhendri, Head of Government Relations PT Servo Lintas Raya, hal ini belum diperlukan karena kondisi jalur hauling yang ada saat ini masih memadai untuk mengakomodasi angkutan batubara dengan aman tanpa mengganggu kepentingan umum.

Meskipun demikian, PT Servo Lintas Raya tetap terbuka untuk mempertimbangkan pembangunan infrastruktur tambahan seperti jalan layang di masa depan, jika kondisi jalan sudah tidak memadai lagi untuk mendukung pergerakan angkutan batubara secara optimal.

Dalam pengelolaan jalur hauling, PT TIS juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan menerapkan sistem pengaturan lalu lintas yang cermat untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan.

Melihat perkembangan dan upaya yang dilakukan oleh PT Titan Infra Sejahtera dalam mengelola jalur hauling batubara, dapat diprediksi bahwa sistem angkutan batubara di Sumatera Selatan akan semakin efisien dan terstruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: