Tragis! Ayah di Muara Enim Tak Sengaja Bakar Anak Kandung Gara-Gara Uang Rp100 Ribu

Tragis! Ayah di Muara Enim Tak Sengaja Bakar Anak Kandung Gara-Gara Uang Rp100 Ribu

OLAH TKP : Tampak petugas melakukan olah TKP bersama Pelaku yang merupakan ayah kandung korban.--

Melihat api membakar tubuh anaknya, Alimun langsung panik. Ia berusaha memadamkan api dengan melepas pakaian AR.

Meski api berhasil dipadamkan, AR mengalami luka bakar serius dan segera dilarikan ke RSUD Baturaja untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, Alimun juga menderita luka bakar pada kedua tangannya akibat upaya menyelamatkan AR.

BACA JUGA:KAI dan Pemprov Sumsel Kolaborasi Transportasi Batubara: Bangun Flyover Lintas Prabumulih - Muara Enim

BACA JUGA:PT Bukit Asam Tbk Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Muara Enim

Kapolsek Rambang Lubai dan jajaran langsung mengamankan Alimun di lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa botol minyak Pertalite dan korek api yang digunakan pelaku.

Kepala Desa Prabumenang, Parlenawati SE, membenarkan bahwa pelaku dan korban merupakan warganya. Ia menyebut insiden tersebut bermula dari kemarahan pelaku akibat dugaan kehilangan uang.

"Pelaku kesal dan emosi hingga terjadilah hal ini. Saat ini korban dirawat di RSUD Baturaja, sedangkan pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian," ujar Parlenawati.

Kasi Humas Polres Muara Enim, AKP RTM Situmorang, memberikan keterangan serupa. Ia menjelaskan bahwa insiden ini dipicu oleh dugaan pencurian yang dituduhkan kepada korban.

BACA JUGA:Polisi Gagalkan Transaksi Senpira di Prabumulih, Warga Lampung dan Muara Enim Tertangkap

BACA JUGA:Banjir Dadakan di Muara Enim: Aktivitas Lumpuh, Ribuan Siswa Terjebak

"Pelaku menggunakan botol berisi minyak Pertalite dan korek api untuk menakut-nakuti korban agar mengaku. Namun, tanpa sengaja percikan api menyambar pakaian korban," jelas Situmorang.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan pelaku, dan memeriksa saksi-saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. Proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Peristiwa ini mengejutkan warga Desa Prabumenang. Beberapa tetangga korban mengungkapkan keprihatinan atas insiden yang melibatkan keluarga dekat tersebut.

"Sangat disayangkan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk bisa mengendalikan emosi, apalagi terhadap anak sendiri," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA:Stimulus Ekonomi 2025: Diskon Listrik 50 Persen Bantu Ringankan Beban Warga Muara Enim

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait