Burung Merpati Dianugerahi Pangkat Letnan Anumerta di Medan Perang Surabaya, Apa Sih Jasanya?

Burung Merpati Dianugerahi Pangkat Letnan Anumerta di Medan Perang Surabaya, Apa Sih Jasanya?

Kisah heroik burung merpati di medan perang Surabaya hingga dijuluki sebagai Letnan Anumerta-Website Museum Visual Bojonegoro-

Burung ini dinilai sangat cerdik dan efisien dalam menyampaikan pesan-pesan antara para pejuang yakni dengan memastikan komunikasi yang terjadi di medan perang lancar.

Nah dengan semua jasa-jasanya yang luar biasa, Letnan Merpati dianugerahi pangkat Letnan Anumerta.

Hingga kini bahkan jenazah Letnan Merpati tidak dikebumikan, melainkan diawetkan di Museum Brawijaya di Kota Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA:Begini Sejarah Awal Mula Kurma Tumbuh Subur di Israel hingga Diboikot Karena Konflik dengan Palestina

BACA JUGA:Marcus Fernaldi Gideon Gantung Raket, The Minions Hanya Tinggal Sejarah di Bulutangkis Dunia

Diawetkannya burung Merpati Anumerta yang berjasa ini sebagai penghormatan atas perjuangannya.

Letnan Merpati sebagai burung merpati pos yang mengabarkan pesan di kawasan Lamongan ke Surabaya yang membuat komunikasi antara para pejuang bisa lancar dilakukan. 

Namun dengan tugas yang diembannya memuat takdir tragis menanti, saat terbang Letnan Merpati tertembak oleh penembak jitu tentara Belanda pada bagian sayapnya. 

Meski berlumuran darah, dengan sisa tenaga dan nyawanya merpati itu tetap menjalankan tugasnya. 

BACA JUGA:Aaron Bushnell Tentara Amerika Pertama Jadi Pahlawan Rakyat Yaman dan Palestina

BACA JUGA:Liverpool Angkat Trofi Pertama Musim Ini, Final Carabao Cup Virgil van Dijk Jadi Pahlawan

Hingga akhirnya, di depan komandan tentara republik, merpati itu jatuh dan mati.

Lalu atas segala upayanya penghargaan letnan anumerta diberikan sebagai penghormatan atas jasanya dengan perjuangannya yang tetap hidup dalam sejarah dan penghargaan yang diberikan kepadanya. 

Kisahnya dinilai sangat menginspirasi untuk menghargai semangat dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan.

Bangkai merpati itu diawetkan dan dipajang di Museum Brawijaya hingga kini, sebagai pengingat akan keberanian dan pengorbanannya, meskipun hanya seekor burung, namun menunjukkan keteguhan dan kesetiaan yang luar biasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: