Benarkah Klaim Takjil Kolang Kaling Berkhasiat Bagi Penderita Nyeri Sendi? Berikut Penjelasan Praktisi

Benarkah Klaim Takjil Kolang Kaling Berkhasiat Bagi Penderita Nyeri Sendi? Berikut Penjelasan Praktisi

Buah kolang-kaling dipercaya memiliki khasiat mengatasi radang persendian serta peradangan lutut.--

Prof Ismail ini juga menyebut, diluar dari asupan makanan ataupun minuman sebenarnya ada faktor lain yang juga bisa menentukan risiko nyeri pada persendian.

Faktor lain, sebutnya yaitu berat badan, bentuk fisik, aktivitas fisik, kebiasaan berjemur untuk mendapatkan vitamin D hingga stres berkepanjangan.

Oleh karena itulah, masih menurutnya bahwa kolang-kaling yang memiliki kandungan kolagen bisa dikatakan punya manfaat bagi persendian.

BACA JUGA:Menu Setia Buka Puasa, 7 Ide Kuliner Olahan Kolang-kaling yang Praktis dan Menyegarkan

BACA JUGA:Menu Khas Buka Puasa Saat Ramadan, Ini 8 Manfaat Kolang-kaling Bagi Kesehatan Tubuh

"Tetapi kalau misalkan kolang kaling dalam bentuk sachet ya, atau dalam bentuk obat karena sudah diekstrak. Itu misalkan dari kolang kaling perlu berapa kuintal kolang-kaling untuk mendapatkan ekstrak dalam 1 sachet begitu," kata Prof Ismail.

Ia memandang kolang-kaling dalam bentuk campuran takjil justru perlu dicermati lebih lanjut efeknya bagi kesehatan. 

Sebab, kerap kali kolang-kaling banyak dicampur bahan yang kurang sehat seperti susu kental manis dan berbagai bahan campuran lainnya seperti pewarna agar tampilannya menarik.

Nah, itulah penjelasan mengenai klaim khasiat buah kolang-kaling untuk mengatasi radang sendi dan lutut menurut praktisi kesehatan sendi.

BACA JUGA:Ganti Gorengan dengan Dessert Sehat untuk Takjil Buka Puasa, Proses Mudah Bikin Perut Auto Adem

BACA JUGA:Identik Jadi Takjil Khas Bulan Puasa Ramadhan, Begini 6 Manfaat Blewah Bagi Kesehatan Tubuh

Sebagai tambahan informasi, kolang-kaling (buah atap) adalah nama camilan kenyal berbentuk lonjong dan berwarna putih transparan dan mempunyai rasa yang menyegarkan. 

Kolang-kaling yang dalam bahasa Belanda biasa disebut glibbertjes yang secara harafiah berarti "benda-benda licin kecil" ini dibuat dari biji pohon aren (Arenga pinnata) yang berbentuk pipih dan bergetah.

Untuk membuat kolang-kaling, para pengusaha kolang kaling biasanya membakar buah aren sampai hangus, kemudian diambil bijinya untuk direbus selama beberapa jam. 

Biji yang sudah direbus tersebut kemudian direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari sehingga terfermentasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: