DBD di Palembang Meningkat 232 Kasus, Begini Langkah Pj Wali Kota

DBD di Palembang Meningkat 232 Kasus, Begini Langkah Pj Wali Kota

Pj Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa akan melakukan langkah untuk mengatasi DBD yang meningkat. Foto: dokumen/sumeks.co--

Dijelaskan Ratu Dewa, setelah itu melakukan Investigasi Epidemiologi dengan mengunjungi rumah untuk mengidentifikasi penularan DBD, melakukan survei jentik, dan memberikan edukasi tentang pentingnya PSN DBD, khususnya melalui 3M-Plus.

BACA JUGA:Antisipasi DBD di Wilayahnya, Puskesmas Seritanjung Ogan Ilir Lakukan Fogging

Selain itu, mendistribusikan larvasida (bubuk abate) ke pemukiman yang kesulitan melakukan upaya menguras atau menyikat penampungan air secara mingguan. 

Secara bersamaan, juga memberikan iwak tempalo dan melakukan Fogging selektif pada lokasi kasus yang terindikasi, diikuti oleh defogging.

"Kecamatan/kelurahan melakukan fogging di lokasi yang memiliki potensi tinggi sebagai tempat perindukan nyamuk penyebab DBD." jelasnya.

Kendati itu, Ratu Dewa menyebutkan bahwa pada tanggal 6 Februari, terdapat 232 lokasi dengan kasus positif DBD. 

BACA JUGA:2 Anak di Ogan Ilir Meninggal Dunia Diduga Akibat DBD, Ini Jawaban Kadinkes

"Seluruh rumah tangga di lokasi tersebut juga mendapatkan Larvasida sebanyak 232 lokasi. Selain itu, Dinkes telah menyediakan 112 liter insektisida kepada kelurahan, kecamatan, dan OPD pada tahun 2024," tukasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: