Diupah Bawa Truk Angkut Solar Subsidi, Pria Asal Bengkulu Tertangkap Tangan Polda Sumsel di SPBU di Palembang

Diupah Bawa Truk Angkut Solar Subsidi, Pria Asal Bengkulu Tertangkap Tangan Polda Sumsel di SPBU di Palembang

Truk Hino yang dibawa tersangka Teguh untuk mengakut solar subsidi dari SPBU di Palembang. Saat ini barang bukti tersebut diamankan di Mapolda Sumsel untuk kepentingan lanjutan. Foto: edho/sumeks.co --

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel mengamankan seorang pria asal Bengkulu yang kedapatan melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang kali di sejumlah SPBU di Palembang.

Pria berinisial TW alias Teguh (24) itu diringkus petugas saat tengah mengantri di SPBU Jalan Mayor Yusuf Singadekane, Kertapati Palembang, pada Senin 29 Januari 2024 sekitar pukul 22.30 WIB.

Modusnya terulang lagi, yakni menggunakan barcode Pertamina BBM Solar subsidi dan nomor polisi (nopol) palsu.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Bagus Suryo Wibowo SIK mengatakan, pelaku Teguh selaku sopir sengaja ikut mengantri di SPBU.

BACA JUGA:Pertamina Kecolongan Lagi, Barcode BBM Subsidi Gampang Tipu SPBU, Penyebab Solar Langka?

"Pengakuan pelaku dia sudah keliling di Palembang selama satu bulan ini," kata AKBP Bagus kepada awak media saat rilis Rabu7 Februari 2024.

Bagus mengatakan, pihaknya menemukan babytank berkapasitas 1.000 liter sebanyak 10 buah.

Dan babytank yang sudah terisi sebanyak 4.380 liter BBM Solar subsidi. Babytank itu diangkut truk Hino dengan nopol BG 8949 C.

"Juga ditemukan mesin pompa yang terhubung ke babytank di dalam bak truk," beber Bagus.

BACA JUGA:Aksi Spekulan Kuras Solar Subsidi SPBU Pakai Banyak Barcode dan Nopol Truk Palsu, Tiga Warga Sekayu Ditangkap!

Dari pengakuan tersangka Teguh lagi, dia diperintahkan oleh seseorang berinisial R yang kini masuk DPO dan diubah Rp3,5 juta," tambah dia.

Tersangka ini juga dimodalkan oleh R tadi uang Rp7 juta untuk membeli BBM subsidi di sejumlah SPBU yang ada di kota Palembang.

"Setiap kali mengantri pelaku ini mengisi 200 liter, solar subsidi," katanya lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: