Sentuhan Junichi Hakose Pada Dial Minase 7 Windows Urushi Hakose untuk Merayakan Kekayaan Alam Jepang

Sentuhan Junichi Hakose Pada Dial Minase 7 Windows Urushi Hakose untuk Merayakan Kekayaan Alam Jepang

Jam tangan persegi panjang dengan tujuh jendela kaca safir sebagai akses pada pertunjukan dial yang indah.--dok:sumeks.co

Sentuhan Junichi Hakose Pada Dial Minase 7 Windows Urushi Hakose untuk Merayakan Kekayaan Alam Jepang

SUMEKS.CO - Para penggemar jam tangan pasti akrab dengan nama besar dalam pembuatan jam tangan Jepang seperti Seiko, Grand Seiko dan Citizen.

Namun demikian, tidak semua penggemar jam tangan pernah mendengar tentang Minase? Atau nama Junichi Hokase?

Minase adalah sebuah merek mikro dari Jepang yang mengkhususkan diri pada casing rumit dengan hasil akhir buatan tangan yang superlatif.

BACA JUGA:Jam Tangan Rolex Datejust 36 Steel Ref. 126234 Tak Lekang Oleh Waktu dan Sulit untuk Dikalahkan

Misalnya Minase 7 Windows, seperti namanya, barangkali sebagian orang akan mengira bahwa ini adalah sebuah kode untuk sistem operasi Microsoft, karena ada kata 'Windows'.

Minase 7 Windows Urushi Hakose nama lengkapnya, adalah jam tangan persegi panjang dengan tujuh jendela kaca safir sebagai akses pada pertunjukan dial yang indah.

Dengan tujuh sudut pandang dari tujuh jendela yang menghiasi dial jam, maka ini menjadi kanvas sempurna untuk memamerkan kerajinan tradisional dari Jepang.

Minase memperkenalkan empat model Windows 7 baru dari versi casing baja atau casing rose gold sebagai bagian dari koleksi Masterpiece-nya.

BACA JUGA:Spektakuler! Jam Tangan Seperti Kunang-kunang yang Bercahaya di Malam Hari: Bell & Ross BR-X5 Green Lum

Atau secara khusus Minase Windows 7 menghadirkan dial jam indah yang mewakili empat musim buatan tangan oleh seniman pernis ahli Junichi Hakose.

Keindahan dial pada jam tangan ini tidak lepas dari sentuhan tangan seniman pernis Junichi Hokase dengan menggunakan teknik pernis Urushi.

Pernis Urushi sendiri adalah teknik kerjinan tangan melapisi benda dengan pernis dan merupakan sumber kebanggaan nasional di Jepang yang bahkan telah digunakan selama lebih dari 7.000 tahun.

Dengan menggunakan pernis yang sangat beracun dari getah pohon urushi, pengrajin urushi mengaplikasikan lapisan pernis lengket secara berurutan untuk menghasilkan lapisan ringan dan kedap air yang tahan berabad-abad. 

BACA JUGA: Jam Tangan Omega Speedmaster Super Racing Menuju Tingkat Antimagnetisme dan Akurasi yang Lebih Tinggi

Maki-e atau makie urushi melibatkan taburan partikel halus debu emas ke pernis basah.

Master Maki-e yaitu Junichi Hakose begitu dihormati di Jepang dan diakui sebagai salah satu seniman Jepang yang paling terkenal secara internasional.

Oleh sebab itu Junichi Hokase diberikan kepercayaan untuk membuat dial jam tangan ini dengan keahliannya yang bahkan telah diakui dunia .

Junichi Hakose mengandalkan berbagai pola dekoratif leluhur untuk membuat dial jam Minase Windows 7 ini.

BACA JUGA:Jam Tangan Bergaya Kompresor dari Longines Legend Diver 39mm Hadir Dengan Ukuran Paling Mantap

Misalnya pola Ichimatsu, sebuah pola yang dibentuk oleh kotak berwarna berbeda dan awalnya digunakan dalam seni tekstil.

Sedangkan komon mengacu pada pola miniatur yang terdiri dari titik-titik halus yang tak terhitung jumlahnya, sering kali terlihat pada kimono Jepang.

Jam tangan Minase Windows 7 ini terbagi menjadi empat versi dial, yang pertama adalah dial jam empat musim, menggambarkan empat musim menggunakan pola Ichimatsu.

Kemudian selanjutnya, yang kedua adalah dial jam Komon yang dihiasi dengan tiga pola bunga kecil.

BACA JUGA:Jam Tangan Hamilton Pilot Pioneer 2022 Tidak Relevan Secara Historis! Apakah Pesona Vintage-nya Masih Ada?

Ketiga dial jam Yoshino Sakura menampilkan bunga sakura dengan berbagai warna dan ukuran menggunakan lima jenis bubuk emas, perak, dan logam

Terakhir dial jam keempat, yang dikenal sebagai Yama Sakura, menggambarkan bunga sakura dari dekat.

Perlu diketahui bahwa setiap karya Minase 7 Windows yang dialnya dibuat oleh Hakose adalah karya seni miniatur asli khas Jepang.

Sertifikat keasliannya disertakan di dalam kotak kayu buatan tangan dan dibungkus dengan furoshiki, teknik melipat dan membuat simpul tradisional Jepang untuk mengemas hadiah.

BACA JUGA:Pesona Jam Tangan Swiss! Vacheron Constantin Overseas Tourbillon dalam Warna Rose Gold yang Menawan

Sungguh sangat luar biasa bahwa jam tangan ini disajikan dengan strap kulit anak sapi yang dijahit tangan, membuat jam tangan ini terkesan sengat mewah.

Kolektor tentunya dapat memilih casing Windows 7 berbahan rose gold 18k atau baja tahan karat untuk menyimpan karya seni Junchi Hokase ini.

Minase barangkali sangat selektif dalam menghadirkan jam tangan mereka, sehingga baik keindahan casing maupun mesinnya harus yang terbaik.

Jam tangan Minase Windows 7 Ini menggunakan mesin jam mekanis otomatis besutan Swiss yaitu ETA 2892-A2 kelas atas yang dihiasi dengan perlage, bevel yang dipoles berlian, dan rotor kerawang yang dipesan lebih dahulu dengan lubang yang menyerupai logo kepala bor merek Minase.

BACA JUGA:Jam Tangan Doxa Sub 200 Divingstar Dial Kuning, Sentuhan Warna yang Jarang Namun Segar

Mesin kaliber ETA 2892-A2 memiliki frekuensi gerakan 28.800vph dengan cadangan dayanya hingga 50 jam dalam posisi sudah terisi penuh.

Kemudian yang jadi pertanyaan, apakah jam tangan Minase 7 Windows Urushi Hakose ini dijual terbatas?

Hingga sekarang setidaknya belum ada informasi pasti soal itu. Yang artinya tidak ada indikasi mengenai batasan dari karya miniatur buatan tangan ini.

Namun demikian, mengingat sifat artisanalnya, diperkirakan jumlah jam tangan Minase 7 Windows Urushi Hakose ini akan sangat terbatas.

BACA JUGA:Casio G-Shock GMW-B5000TVB-1ER Titanium Virtual Armor, Jam Tangan Estetika Keren

Sebagai informasi terakhir adalah segmentasi harga dari jam tangan buatan tangan yang sangat indah ini.

Untuk jam tangan versi baja Minase 7 Windows Urushi Hakose Masterpieces dijual seharga EUR 16.500 atau setara Rp280 jutaan.

Sedangkan untuk jam tangan versi rose gold Minase 7 Windows Urushi Hakose Masterpieces dijual seharga EUR 32.950 atau setara dengan RP560 jutaan.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: