Tidak Ditemukan Narkoba, Petugas Pemasyarakatan Lakukan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan Lapas

Tidak Ditemukan Narkoba, Petugas Pemasyarakatan Lakukan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan Lapas

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Kunrat Kasmiri memimpin langsung tes urine di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sungailiat, pada Selasa 9 Januari 2024.--

PANGKALPINANG, SUMEKS.CO - Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Kunrat Kasmiri memimpin langsung tes urine di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sungailiat, pada Selasa 9 Januari 2024.

Kunrat Kasmiri mengatakan, tes urine ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan di dalam Lapas tetap aman dan terhindar dari masalah penyalahgunaan narkotika atau zat-zat terlarang lainnya.

"Tes urine ini merupakan salah satu upaya preventif yang dilakukan oleh jajaran Pemasyarakatan dalam rangka memberantas peredaran gelap narkotika di dalam Lapas," kata Kunrat Kasmiri.

Hal tersebut sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA:Isu Mutasi Jabatan di Pemkab OKI, Puluhan Massa Demo Minta Tak Bangun Kekuatan Politik

“Kami lakukan tes urine secara acak kepada 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan, semuanya dengan hasil negatif,” kata Kunrat.

Penggeledahan kamar-kamar hunian WBP dilakukan oleh tim gabungan dari petugas Lapas Sungailiat dan petugas dari Kepolisian Resor Bangka.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, termasuk di dalam lemari, bawah kasur, dan tempat-tempat tersembunyi lainnya.

Penggeledahan dilakukan dengan teliti dan cermat. Petugas memeriksa setiap sudut ruangan, termasuk barang-barang yang dibawa oleh WBP.

BACA JUGA:Ramzan Kadyrov Bangun Lebih Banyak Rumah Layak Huni Buat Pengungsi Palestina di Chechnya Rusia

Kunrat Kasmiri meminta petugas Pemasyarakatan untuk melakukan deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

Deteksi dini ini dilakukan dengan melakukan pengawasan secara ketat terhadap orang maupun barang yang ada di Lapas.

Pada kesempatan tersebut juga Kunrat meminta petugas Lapas untuk menjaga netralitas pada pelaksanaan Pemilu.

“Gunakan hak suara hanya di bilik suara, dan tahan diri untuk berpendapat terkait politik pada media sosial,” pesan Kunrat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: