Nostalgia Yuk! Berikut 15 Alat Transportasi Jadul yang Kini Hilang Ditelan Masa

 Nostalgia Yuk! Berikut 15 Alat Transportasi Jadul yang Kini Hilang Ditelan Masa

Mobil Oplet, salah satu alat transportasi darat zaman dulu yang sudah hilang ditelan masa.--dok:sumeks.co

BACA JUGA:Inilah 7 Mobil Mewah yang Dulunya Mahal dan Cuma Bisa Dibeli Kaum Borju, Sekarang Harganya Terjangkau!

Becak umumnya memiliki tiga roda dan dapat menampung satu atau dua orang di bagian depannya.

Kendaraan ini sering digunakan untuk transportasi lokal di berbagai kota di Indonesia, memberikan pengalaman perjalanan yang unik dan seringkali digunakan untuk mengelilingi daerah perkotaan.

14.Sepeda Onthel

Sepeda onthel merupakan alat transportasi yang populer di seluruh dunia. Sepeda ini terdiri dari dua roda dengan pedal yang digunakan untuk menggerakkannya, serta dijalankan oleh tenaga kaki manusia. Keunikan sepeda onthel terletak pada desainnya yang memiliki spesifikasi antik dan klasik. 

BACA JUGA:10 Merek Mobil Jepang Terbaik di Indonesia, Dari Mobil Keluarga hingga Mobil Mewah

Sebagai alat transportasi yang sering dianggap sebagai simbol nostalgia, sepeda onthel juga sering diapresiasi oleh pecinta sepeda dan penggemar kesenian vintage. 

Keindahan serta karakter klasiknya membuat sepeda onthel tetap menjadi daya tarik bagi banyak orang.

Alat transportasi tradisional atau kuno yang dulunya dominan di Indonesia mencerminkan keberagaman budaya dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.

Meskipun banyak alat transportasi klasik yang awalnya menggunakan tenaga manusia atau hewan, perkembangan zaman telah membawa perubahan dengan diperkenalkannya teknologi mesin yang lebih canggih.

BACA JUGA:Ternyata Ini 7 Keunggulan dari Mobil SUV Nissan X-Trai, Wajib Cari Tahu Sebelum Beli!


Bentor yang dulu pernah eksis dibeberapa kota kini sudah hilang.--dok:sumeks.co

Meskipun begitu, sebagian masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia masih mempertahankan penggunaan alat transportasi tradisional sebagai bagian dari warisan budaya dan adat istiadat setempat. 

Hal ini tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan memberikan pengalaman unik kepada pengunjung yang ingin merasakan nuansa tradisional dalam perjalanan mereka.

Pemeliharaan dan pelestarian alat transportasi tradisional juga merupakan upaya untuk menjaga keberlanjutan budaya dan memperkenalkan warisan nenek moyang kepada generasi mendatang.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: