Nilai IP ASN di Lingkungan Pemprov Sumsel Rendah Padahal ASN Sudah Cukup Profesional, Begini Penjelasannya

Nilai IP ASN di Lingkungan Pemprov Sumsel Rendah Padahal ASN Sudah Cukup Profesional, Begini Penjelasannya

Suherman-Naba -

BACA JUGA:Pj Sekda Palembang Hadiri Forum Sekda Kota Seluruh Indonesia 2023

Kemudian variabel ketiga berdasarkan data kinerja dari semua ASN. Dan variabel keempat adalah kedisiplinan. 

Adapun kategori penilaian sebagai berikut :

  • Sangat Tinggi yang memiliki rentang nilai antara 91– 100.
  • Tinggi yang memiliki rentang nilai antara 81–90.
  • Sedang yang memiliki rentang nilai antara 71–80.
  • Rendah yang memiliki rentang nilai antara 61–70.
  • Sangat Rendah rentang nilai kurang dari 60.

"Seluruh data ini basisnya ada di dalam semua database sistem informasi ASN di BKN. Permasalahannya adalah nilainya menjadi rendah karena datanya tidak di update dari keempat variabel itu," ungkapnya. 

BACA JUGA:Bahas Isu Nasional Bersama Menteri, Ratu Dewa Ikuti Rapat Koordinasi PJ Kepala Daerah se Indonesia

Kendati itu, Suharmen menyebutkan selain datanya tidak dilakukan pembaruan oleh ASN sebagai faktor utama IP ASN rendah atau instansi tidak melakukan pembaruan data ASN. 

Penyebab keduanya ialah instansi belum melakukan penilaian kinerja yang kemudian datanya tidak disampaikan ke BKN. 

Padahal mandat dalam peraturan Perundang-undangan wajib untuk menyampaikan data penilaian kinerja pada setiap tahun ke BKN. 

BACA JUGA:Implementasikan Isu Strategis Nasional,PJ Wako Ratu Dewa dapat Arahan Presiden Jokowi

"Sehingga yang saya ketahui di Sumsel ini belum banyak yang disampaikan ke BKN pembaruan datanya. Sehingga konsekuensinya membuat nilai atau skor IP ASN di Sumsel jadi rendah," tukasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: