Renovasi Puskesmas Tanjung Batu Diduga Bermasalah, Kadinkes Ogan Ilir Akui Ada Kesalahan Teknis

 Renovasi Puskesmas Tanjung Batu Diduga Bermasalah, Kadinkes Ogan Ilir Akui Ada Kesalahan Teknis

Puskesmas Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.--net

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Renovasi bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjung Batu, Kabupaten OGAN ILIR, diduga bermasalah.

Pengerjaan proyek renovasi Puskesmas Tanjung Batu dilakukan oleh CV Barokah Dua senilai Rp 1,3 miliar.

Beberapa ruangan yang ada di Puskesmas Tanjung Batu tersebut terdapat banyak kekurangan. Seperti, ada satu ruangan yang diperuntukkan sebagai ruangan istirahat bagi dokter piket justru tidak dipasang keramik.

Kemudian, pada dinding pemisah antara ruangan bersalin atau lahiran dengan poli yang terbuat dari gypsum, ada bekas rembesan air. Tampak pula ada bagian dinding bangunan Puskesmas yang belum diplaster.

BACA JUGA:Inspektorat Ogan Ilir Bentuk Tim, Buntut Dugaan Pernikahan Siri Oknum Kades dan ASN Puskesmas

Ada pula satu ruangan yang direncanakan untuk ruangan pasien TB Paru, ternyata  tidak dipasang plafon oleh kontraktor. Selain itu, ada pula bekas rembesan air yang ditemukan di sejumlah dinding bangunan Puskesmas.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, Hendra Kudeta angkat bicara. Menurut Hendra, proyek renovasi pembangunan Puskesmas Tanjung Batu ini awalnya memang ada kesalahan teknis.

"Saat itu proses pembangunan baru 50 persen, lalu kami komplain ke kontraktor. Akhirnya diperbaiki oleh pihak ketiga ini," jelasnya.

Kendati demikian, menurut Hendra, proyek renovasi bangunan Puskesmas Tanjung Batu ini sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Dan pekerjaan ini juga sudah diserahkan oleh pihak ketiga pada Desember 2022 lalu. 

BACA JUGA: Dinkes Ogan Ilir Gali Keterangan dari WD, ASN Puskesmas yang Diduga Menikah Siri dengan Oknum Kades

"Pada proyek tersebut sudah ada tim khusus yang dibentuk, pengawasan langsung dari pihak konsultan, juga ada pendampingan. Dari kita hanya PPK-nya saja," paparnya.

Namun dengan kejadian ini, Hendra menegaskan, akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak ketiga. Apalagi, saat ini masih ada masa pemeliharaan selama enam bulan kedepan.

Terpisah, Kepala Puskesmas Tanjung Batu, Apriyani mengungkapkan, per Januari 2023 lalu pihaknya telah menempati kembali gedung Puskesmas yang baru selesai direnovasi.

"Januari yang lalu kami disuruh menempati gedung baru oleh Dinkes Ogan Ilir. Untuk surat tertulis penyerahan bangunan kami tidak tahu, mungkin langsung ke dinas," ungkapnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: