Pemkab Banyuasin Gelar Apel Bersama Siaga Karhutla, Antisipasi Peristiwa Tahun 2015 Tidak Terulang

Pemkab Banyuasin Gelar Apel Bersama Siaga Karhutla, Antisipasi Peristiwa Tahun 2015 Tidak Terulang

Pemkab Banyuasin bersama Polres dan sejumlah pihak bersinergi mengantisipasi karhutla di wilayah Banyuasin.-Foto: Kate/sumeks.co-

BANYUASIN, SUMEKS.CO - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2015 di Kabupaten Banyuasin diharapkan tidak terulang kembali.

Diketahui pada tahun 2015 silam, sekitar 141.124 hektare hutan terbakar. Peristiwa itu memberi dampak hingga nasional. 

"Ya (ini harus diantisipasi), disikapi dan diwaspadai bersama," kata Kepala BPBD Banyuasin, Alpian saat Apel Bersama Siaga Karhutla di Mapolres Banyuasin, Kamis 26 Januari 2023.

Apalagi ada kemungkinan pada tahun 2023 ini musim kemarau cukup panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Diakuinya, ada beberapa kecamatan yang rawan karhutla yaitu Pulau Rimau, Tungkak Ilir, Tanjung Lago, Rambutan, Rantau Bayur dan Sembawa. 

BACA JUGA:Petugas Dinkes Gadungan, Tipu Rumah Makan dan SPBU di Banyuasin, Pungut Uang Rp750.000 Setiap Beraksi

"Kita tetap siaga dan waspada terhadap perubahan cuaca. Sebagian Talang Kelapa, Banyuasin I dan Muara Sugihan," terangnya. 

Kendati telah memasuki musim kemarau, tapi untuk sementara waktu belum ditemukan adanya titik api di wilayah Kabupaten Banyuasin.

"Belum ada," ujarnya. 

Polres Banyuasin bersama Pemkab Banyuasin melakukan apel bersama persiapan personel dan sarpras Kesiapan Penanggulangan Kebakaran hutan, lahan dan kebun di halaman Mapolres Banyuasin. 

Apel diikuti aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP, personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar BPBD, TRC BPBD, Dinas Sosial/Tagana, BASARNAS, Dinas Perhubungan.

BACA JUGA:Baru 88,64 Persen Masyarakat Banyuasin Tercover BPJS Kesehatan, Target Bupati Askolani 95 Persen

“Kita berharap dengan adanya apel gelar pasukan ini seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana bisa lebih terkoordinir dan lebih jelas peranannya masing-masing,” ucapnya.

Ia menambahkan apel kesiapsiagaan penanganan bencana alam merupakan langkah awal yang tepat. Strategi dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan petugas maupun masyarakat dalam menghadapi potensi kerawanan bencana alam.

Tentunya, semuanya harus menyikapi secara sungguh-sungguh dan siap siaga, waspada, dan antisipasi sedini mungkin kejadian bencana di wilayah Kabupaten Banyuasin. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: