Permintaan Tinggi, PT Petrogas Bakal Perluas Jaringan Distribusi Gas di Ogan Ilir

Permintaan Tinggi, PT Petrogas Bakal Perluas Jaringan Distribusi Gas di Ogan Ilir

Petugas Petrogas Ogan Ilir melakukan pemasangan jaringan gas di rumah warga. Menurut rencana, PT Petrogas akan memperluas jaringan tahun ini ke Kecamatan Indralaya Selatan.-Hetty-

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Ogan Ilir, PT Petrogas, tengah berencana melakukan perluasan jaringan pipa gas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Petrogas Ogan Ilir, Rahmini mengungkapkan, perluasan jaringan ini akan dilakukan pada tahun ini juga di wilayah Kecamatan Indralaya Selatan.

"Kita lakukan ini karena memang ada permintaan dari masyarakat," kata Rahmini, Selasa, 20 September 2022.

Ditambahkan wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Setda Kabupaten Ogan Ilir, saat ini jaringan gas di Kabupaten Ogan Ilir sedang diminati warga. 

BACA JUGA:Wali Siswa vs Kepala SMAN 1 Pemulutan Selatan Akhirnya Berdamai

"Tidak hanya murah, jaringan gas ini juga memiliki keamanan yang baik," terangnya.

Rahmini menyebut, saat ini pihaknya sedang menunggu kuota serta infrastruktur yang tersedia di wilayah Kecamatan Indralaya Selatan. Sejauh ini, jaringan gas di Kabupaten Ogan Ilir masih terbatas di Kecamatan Indralaya dan Indralaya Utara.

Jaringan distribusi gas alam untuk rumah tangga dan pelanggan kecil yang saat ini dikelola oleh PT Petrogas Ogan Ilir, berjumlah 6.652 sambungan rumah tangga. Terdapat pelanggan aktif 4.521 sambungan.

"Sisanya pada tahun 2022 ini, kita berusaha mengaktifkan seluruh sambungan jaringan gas alam yang sudah terpasang dirumah warga,” tegasnya.

Mengenai tarif yang dikenakan, Rahmini menjelaskan, untuk biaya pemasangan tergantung dari lokasi pipa gas utama, namun dia memastikan akan murah. 

BACA JUGA:Demi BLT BBM Rp500 Ribu, Puluhan Ribu Warga Ogan Ilir Berdesakan di Kantor Pos

"Dan untuk harga gas perkubiknya, golongan masyarakat menengah R1 Rp 4.250 perkubik, sementara untuk bisnis atau masyarakat berpenghasilan tinggi harga gasnya perkubik Rp 6.000," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Rahmini menyarankan, supaya warga Ogan Ilir menggunakan gas alam untuk memasak karena lebih aman, berkualitas, menguntungkan, efisien, praktis dan ramah lingkungan. 

"Jadi menggunakan gas alam untuk memasak jelas lebih menguntungkan dan memiliki keamanan yang baik. Kita akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Rahmini.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: