Lapas Narkotika Muara Beliti Fasilitasi Penyaluran Zakat Fitrah dan Fidyah

Petugas dan warga binaan Lapas Narkotika Muara Beliti bersama-sama menunaikan kewajiban zakat fitrah dan fidyah di bulan suci Ramadhan, sebagai wujud kepedulian sosial dan pembinaan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.--
Selain itu, zakat juga disalurkan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Darusalam Kabupaten Musi Rawas, serta kepada panti asuhan LKSA Mardhotillah yang berlokasi di Kabupaten Musi Rawas.
Dengan adanya penyaluran zakat ini, diharapkan dapat meringankan beban hidup mereka yang membutuhkan, baik di dalam lingkungan Lapas Narkotika Muara Beliti maupun di luar Lapas, sekaligus mempererat hubungan sosial antar sesama umat Islam.
BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Muara Beliti Gelar Pertandingan Bola Voli untuk Dukung Pembinaan Fisik dan Mental
BACA JUGA:Lapas Muara Beliti Kolaborasi dengan KPKNL Lahat untuk Optimalisasi Pengelolaan Aset Negara
Kalapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Ronald Heru Praptama, menegaskan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, baik bagi petugas Lapas maupun warga binaan yang ada.
"Semoga penerimaan dan penyaluran Zakat Fitrah ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga membantu mereka yang membutuhkan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar Kalapas dalam keterangannya.
Dengan penyaluran zakat ini, diharapkan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya memberikan manfaat materi secara langsung, namun juga menjadi sarana pembinaan spiritual bagi para warga binaan.
Kegiatan semacam ini membantu memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemasyarakatan, sehingga setiap warga binaan dapat merasakan makna yang lebih dalam dari bulan suci Ramadhan.
BACA JUGA:Lapas Muara Beliti Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Lewat Pertanian Brandgang
Langkah Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam memfasilitasi penerimaan dan penyaluran zakat fitrah serta fidyah menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam membangun kesadaran sosial dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemasyarakatan.
Selain menjadi ajang berbagi kepada yang membutuhkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat solidaritas di antara warga binaan dan petugas Lapas.
Bulan Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk mengajarkan nilai-nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan kepada warga binaan, serta memberi kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki diri, baik secara spiritual maupun sosial.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek materi, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual warga binaan dalam menjalani masa pembinaan mereka di dalam Lapas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: