7 Fakta Memilukan Kasus Pembunuhan dan Rudapaksa Siswi SMP di Pemakaman Talang Kerikil Palembang

7 Fakta Memilukan Kasus Pembunuhan dan Rudapaksa Siswi SMP di Pemakaman Talang Kerikil Palembang

Fakta-fakta memilukan kasus pembunuhan dan rudapaksa siswi SMP di Palembang yang ditemukan tewas di pemakaman Talang Kerikil.-Foto: dokumen/sumeks.co-

BACA JUGA:Teman Pelaku dan Korban Jadi Saksi Kunci Utama, Otak Pembunuhan Siswi SMP Sempat Ikut Yasinan

5. Minta 4 Pelaku Dihukum Seberat-Beratnya

Keluarga korban AA, berharap 4 pelaku dapat dihukum setimpal. Hal itu disampaikan Marlina, selaku bibi korban. 

Dia berharap hukuman berat harus dijatuhkan kepada 4 tersangka walaupun mereka masih di bawah umur. "Kami berharap hukuman yang diberikan adalah hukuman yang seberat-beratnya," ujar Marlina.

Sementara, orang tua korban AA hingga saat ini masih dalam keadaan stres berat. "Kedua orang tua korban masih stres apalagi ayahnya," ungkapnya.

BACA JUGA:Teman Pelaku dan Korban Jadi Saksi Kunci Utama, Otak Pembunuhan Siswi SMP Sempat Ikut Yasinan

BACA JUGA:Viral Video Dugaan Perundungan Siswi SMP di Sumsel, Polisi Tindaklanjuti Laporan Keluarga Korban

6. Polisi Tak Menahan 3 Tersangka

Polisi hanya menahan 1 tersangka yakni IS (16) yang merupakan otak pembunuhan. Sementara, 3 tersangka direhabilitasi di Dinsos yang berada di Kabuten Ogan Ilir karena masih di bawah umur.

"Pelaku IS (16) yang kita tahan karena usianya sudah 16 tahun," terang Harryo.

Untuk 3 tersangka, sebagimana Undang-undang yang ada tidak dilakukan penahanan. "Namun kami telah bekerja sama dengan balai rehabilitasi untuk merehab 3 pelaku yang berusi 12 tahun dan 13 tahun," kata dia.

Selain itu, rehab dilakukan agar keamanan tiga pelaku terjaga karena masih di bawah umur dan ini juga sesuai permintaan dari keluarga tersangka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA:Sekelompok Nenek Selamatkan Siswi SMP dari Penculikan, Korban Dibawa Pelaku ke Tempat yang Sepi di Taman

BACA JUGA:Pemkot Jambi Polisikan Siswi SMP yang Cari Keadilan untuk Neneknya, Mahfud MD Turun Tangan

"Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan Bapas guna perlindungan terhadap anak," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: