Talud Longsor, Warung Manisan di Lubuklinggau Nyaris Timpa Rumah Warga

Talud Longsor, Warung Manisan di Lubuklinggau Nyaris Timpa Rumah Warga

Warung manisan milik warga di Lubuklinggau amblas mendadak dan nyaris timpa rumah milik warga setelah talud longsor. Foto: zul/sumeks.co--

LUBUKLINGGAU, SUMEKS.CO - Hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota LUBUKLINGGAU, mengakibatkan warung manisan milik warga amblas mendadak.

Insident tersebut terjadi pada Senin 25 Desember 2023 sekitar pukul 05.00 WIB, di wilayah Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, Kota Lubuklinggau.

Informasi dihimpun, hujan deras yang melanda wilayah Kota Lubuklinggau, terjadi sejak Minggu 24 Desember 2023 sekitar pukul 20.00 WIB hingga Senin 25 Desember 2023 sekitar pukul 06.00 WIB.

Hairil, warga setempat yang sempat dibincangi, menuturkan jika warung kayu di atas talud pembatas jalan dengan jurang landai itu, merupakan milik saudarinya.

BACA JUGA:Intensitas Hujan Meningkat, Pj Gubernur Sumsel Imbau Waspada Tanah Longsor dan Banjir

Warung itu sudah berdiri sejak 10 tahun lalu, namun saat insident terjadi warung tidak kosong dan tidak dihuni pemiliknya. 

"Kejadiannyo abis azan Subuh, serempak hujan tiba tiba amblas begitu saja. Warga sekitar sini banyak yang dengar suara bruk," ucapnya.

Dia mengatakan, jika warung itu sudah tidak dihuni sejak lama, bangunan dari bahan kayu di atas talud pembatas ini, amblas sekitar dua meter dan hampir menimpa rumah warga.

Menurut warga, pasca kejadian itu sudah banyak pihak yang mendatangi lokasi kejadian. 

BACA JUGA:Hindari Jalan Ini! Akses Jalan Provinsi Muara Enim-Lahat Tertimbun Longsor

Mulai dari Pemerintah Daerah, hingga pihak kepolisian. Meski bangunan longsor akibat hujan deras namun tidak mengganggu aktivitas warga.

Polisi sudah memasang garis polisi menandai lokasi itu agar tidak dilintasi warga secara umum. Warga diminta agar tetap berhati hati, dan selalu mewaspadai sejunlah potensi bencana yang terjadi.

Selain dampak longsor, sejumlah warga di jalan Bima, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau selatan II, di kabarkan sulit melintas. Pasalnya, jembatan penghubung di wilayah itu, dibanjiri luapan aliran sungai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: