Indonesia Bersiap Kuasai Pasar Alutsista Global, Pindad Tingkatkan Produksi untuk Atasi Kekurangan Peluru

Indonesia Bersiap Kuasai Pasar Alutsista Global, Pindad Tingkatkan Produksi untuk Atasi Kekurangan Peluru

Indonesia bakal menguasai pasar alutsista, Pindad Tingkatkan Produksi untuk Mengatasi Kekurangan Peluru,--

Global Firepower telah membuat peringkat kekuatan angkatan udara terkuat dari 145 negara di dunia. Kriteria terkuat disini berdasarkan jumlah armada yang dimiliki. 

BACA JUGA:Pikir Dua Kali Mau Usik Laut Indonesia, 2 Kapal Perang Dilengkapi Rudal Jarak Jauh Segera Bergabung

Didalamnya dilihat dari berapa banyak jet tempur, helikopter, pembom, pencegat, jet angkut, dan pesawat lain, yang dimiliki masing-masing. 

Ada negara yang selama ini dianggap hanya memiliki kemampuan standar, ternyata masuk dalam 10 besar angkatan udara terkuat di tahun 2023 ini. 

Sementara itu, 25 negara yang memiliki angkatan udara terkuat di dunia 

1. Amerika Serikat

BACA JUGA:TNI Ujicoba Rudal Karya Anak Negeri, Netizen Malah Nyinyir

Sebagai negara adidaya, AS berada di peringkat pertama. Negeri Paman Sam ini memiliki pesawat milik paling banyak. 

Negara ini memiliki 13.300 pesawat militer secara keseluruhan, yang meliputi 1.914 pesawat tempur/pencegat, 5.584 helikopter, dan 983 helikopter serang. 

AS mendominasi setiap kategori dalam hal kekuatan udara, termasuk pesawat angkut, pesawat misi khusus, helikopter, pesawat latih, dan armada kapal tankernya.

Negara ini juga memiliki 13.513 bandara, 11 kapal induk, dan sembilan kapal induk helikopter, semuanya merupakan jumlah tertinggi di dunia.

BACA JUGA:Kiamat Didepan Mata! Bila Rudal Rusia Ini Meledak, 1 Benua Terhapus dari Bumi

2. Rusia 

Rival AS, Rusia memiliki 4.182 pesawat militer. Itu menempatkan Rusia di peringkat kedua di dunia untuk jumlah pesawat, 744 serang khusus, 444 pesawat angkut, 1.531 helikopter, dan 537 helikopter serang.

Sejak invansi Februari 2022 ke Ukraina, Rusia telah mengalami kerugian besar. Meski angkatan udara negara ini belum dikeluarkan secara maksimal dalam perang Ukraina. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: