Makin Menggila! KKB Bakar 2 Rumah Warga dan Kembali Tantang Prajurit TNI-Polri Perang

Makin Menggila! KKB Bakar 2 Rumah Warga dan Kembali Tantang Prajurit TNI-Polri Perang

Juru Bicara TPNPB-OPM atau KKB, Sebby Sambom mengklaim telah membakar dau rumah warga.--

Makin Menggila! KKB Bakar 2 Rumah Warga dan Kembali Tantang Prajurit TNI-Polri Perang

SUMEKS.CO - Makin panas, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat -Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) nyatakan belum menyerah dan tetap angkat senjata untuk lawan prajurit TNI-Polri.

KKB Papua kembali berulah. Dua rumah di distrik Ilaga, Papua Tengah, hangus dibakar oleh kelompok teroris di Papua tersebut.  

Tak hanya itu, melalui Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan, perang melawan pemerintah Indonesia masih tetap berlanjut.

BACA JUGA:WASPADA! KKB Tarik Amerika Serikat dalam Konflik Papua

Dikutip dadi berbagai sumber, Senin 22 Mei 2023, Sebby mengatakan, tak ada kata menyerah untuk melawan pemerintah Indonesia dan tetap akan melanjutkan perang menghadapi prajurit TNI-Polri.

Bahkan, pembakaran dua rumah milik warga di Ilaga, Papua Tengah, diklaim Sebby merupakan ulah dari pihaknya.

Hal itu kata Sebby, bukti pemberontakan dari pihaknya untuk menghadapi pemerintah Indonesia, dan tanda KKB masih akan tetap mengangkat senjata.

Diketahui, dua rumah warga yang dibakar di Kampung Kibologome, distrik Ilaga, Papua Tengah tersebut merupakan tempat tinggal dari salah satu pendeta yakni, Loas Kogoya.

BACA JUGA:BRAVO! Terduga Pimpinan KKB Yahukimo yang Tembak Anggota Brimob Ditangkap

Sedangkan, satunya lagi rumah warga bernama Daniel Emba. Kejadian itu baru diketahui Sabtu, 20 Mei 2023, pukul 15.30 WIB.

Sementara, pihak kepolisian menduga pembakaran rumah itu dilakukan oleh kelompok Egianus Kogoya cs.

Hingga kini, pihak kepolisian bersama personil prajurit TNI Polri lainnya masih tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran.

Tak hanya melakukan penbakaran, sebelumnya juga pihak kriminal bersenjata tersebut juga melakukan penyanderaan terhadap pekerja tower, beberapa waktu lalu. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: