Penganiayaan di Panti Asuhan Fisabillah, ini Instruksi Gubernur Sumsel

Penganiayaan di Panti Asuhan Fisabillah, ini Instruksi Gubernur Sumsel

H Herman Deru. foto: edy handoko sumeks.co--

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengungkapkan, tak mengetahui dan belum menerima laporan, mengenai kasus penganiayaan yang terjadi di Panti Asuhan Fisabilillah Al Amin Palembang.

“Saya belum mendapat laporan resmi dan masih samar. Nanti saya akan cek langsung,” kata Deru kepada wartawan di Griya Agung Palembang, Senin 27 Februari 2023.

Deru mengatakan akan segera menginstruksikan ke Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumsel agar segera mengambil langkah cepat guna menangani hal tersebut.

“Nanti dari Dinsos dan DPPPA yang akan melakukan penanganan,” ujarnya.

BACA JUGA:Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan HIV AIDS Anak Panti Asuhan Fisabillilah Al Amin

Lebih lanjut, Deru mengatakan akan meminta koordinasi dengan dinas terkait perihal apa penyebab terjadinya penganiayaan itu. Mengingat, perihal bantuan donator yang tak didapatkan bukan wewenang pemerintah. Terkecuali, pendanaan itu dialokasikan untuk kaum difabel, jompo, dan lainnya.

“Kita lihat dulu panti itu. Apakah untuk kaum difabel, jompo, atau semacamnya,” terang Deru.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Mirwansyah, menambahkan bantuan mengenai yayasan panti asuhan pemerintah hanya memberikan bantuan dan tak ada alokasi khusus menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Dari pemerintah memang tak ada anggaran tetap mengenai sumbangan ke yayasan panti,” ungkap Mirwansyah saat ditemui di ruang kerjanya.

BACA JUGA:Polisi Ungkap Pemilik Panti Asuhan Fisabillilah Al Amin Penyuka Sesama Jenis

Hanya saja, lanjut Mirwansyah, pemerintah memberikan bantuan setiap tahunnya. Kendati, hal itu bukan menjadi tanggung jawab secara keseluruhan. Karena, jika sudah terbentuk yayasan sudah lepas tanggung jawab pemerintah.

“Terkecuali, itu memang panti asuhan anak dari pemerintah,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: