Ditangkap Sehat, Buronan Polres Lampung Utara, Pulang Mati

Ditangkap Sehat, Buronan Polres Lampung Utara, Pulang Mati

Jenazah Firullah. foto: istimewa--

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Duka nestapa dialami oleh keluarga Iriani (30), warga Perumahan Takeda Indralaya, Kecamatan Indralaya, Kabupaten OGAN ILIR. Betapa tidak, sang suami, Firullah (33), meninggal dunia tak wajar.

Setelah diperiksa pihak keluarga, di sekujur tubuh Firullah banyak terdapat luka memar, baik di muka dan badan serta kedua kaki remuk akibat dihantam benda tumpul.

Menurut Iriani, kematian Firullah berawal dari penangkapan yang dilakukan oleh polisi Lampung, karena sang suami merupakan terduga pelaku pencurian kambing di daerah Lampung Utara.

"Kamis sore itu suami saya ditangkap polisi berpakaian preman. Saat itu, suami saya tidak melakukan perlawanan sama sekali, suami saya sehat walafiat," kata Iriani, Sabtu, 28 Januari 2023.

BACA JUGA:Buronan Kasus Pengemplang Pajak Rp1,1 M Ditangkap Tim Tabur di Lahan Perkebunan Sawit Banyuasin

Ditambahkan Iriani, saat melakukan penangkapan terhadap suaminya, polisi yang datang tersebut menggunakan pakaian preman. Polisi tersebut tidak menunjukkan surat penangkapan sama sekali kepada pihak keluarga.

"Polisi itu tiba-tiba mendobrak rumah kami dan langsung mengacak-acak isi rumah untuk mencari senjata api, tapi tidak ditemukan," paparnya.

"Hanya saja, polisi membawa pisau dapur serta pelat nomor mobil milik suami saya," lanjutnya.

Terhadap kejadian ini, pihak keluarga akan melapor ke Divpropam baik Polda Sumsel maupun Polda Lampung hingga ke Mabes Polri, untuk meminta pertanggungjawaban serta kejelasan dari kasus yang dialami Firullah.

BACA JUGA:Hampir 2 Tahun Jadi Buronan, Bandar 4 Kg Sabu-Sabu Joko Zulkarnain Belum Diketahui

Terpisah, Kepala Desa Muara Penimbung Ilir, Novriadi mengungkapkan, saat ini pihak keluarga maupun Pemerintah Desa belum mengetahui kasus apa yang menyebabkan Firullah ditangkap.

Karena, pada saat penangkapan, polisi tidak menunjukkan surat perintah penangkapan serta polisi darimana juga tak ada kejelasan sama sekali.

"Demikian pula penyebab kematian warga kami ini juga tidak tahu, karena tidak ada selembar kertas pun yang diterima pihak keluarga dari rumah sakit," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: