115 Kg Sabu Pesanan Bandar Besar Plaju, Bukti Kecamatan Ini Jadi Sentra Penyebaran Narkoba di Kota Palembang

Jumat 27-01-2023,14:48 WIB
Editor : Julheri

Rupanya ibu M mengetahui kalau anaknya itu sengaja dicekoki sabu supaya ketagihan. Akibat pergaulan yang salah. 

BACA JUGA:Kurir yang Membawa 115 Kilogram Sabu ke Palembang Diduga Pemain Lama dan Residivis Kasus Narkoba

BACA JUGA:Kapolrestabes Palembang Perintahkan Satres Narkoba Tangkap Bandar Besar Penerima 115 Kg Sabu dari Nurhasan 

“Ya pertamanya begitu, suruh pakai sabu dulu, gratis kata temannya. Nah, sudah kecanduan anak aku disuruhlah jualan, jadi kurir,” ungkapnya.

Nah, ini sakitnya kata ibu M, sudah kecanduan si anak lantas jadi kurir jualan sabu, biar dapat makai.   

“Sedih aku Om, lihat perubahan anak aku. Sudah jarang pulang. Kalau pulang cuma marah-marah dak karuan,” ujarnya.

Tak hanya ibu M yang mengeluh soal peredaran sabu di kecamatan Plaju yang ‘merusak’ anaknya. 

BACA JUGA:Kurir yang Membawa 115 Kilogram Sabu ke Palembang Diduga Pemain Lama dan Residivis Kasus Narkoba

BACA JUGA:Kapolrestabes Palembang Perintahkan Satres Narkoba Tangkap Bandar Besar Penerima 115 Kg Sabu dari Nurhasan 

Seorang ayah, sebut saja K menyebut anaknya jadi maling, karena ketagihan nyabu. 

“Iya itu anak aku sampai bongkar rumah orang (mencuri). Hanya untuk beli sabu,” ujarnya.

Sedih aku dek, macam mana ini, rusak anak aku gara-gara sabu ini,” selorohnya.

Fenomena ini tentu bukan hal baru, bahkan sudah berlangsung cukup lama.

BACA JUGA:Kurir yang Membawa 115 Kilogram Sabu ke Palembang Diduga Pemain Lama dan Residivis Kasus Narkoba

BACA JUGA:Kapolrestabes Palembang Perintahkan Satres Narkoba Tangkap Bandar Besar Penerima 115 Kg Sabu dari Nurhasan 

Pantauan sumeks.co di kawasan Plaju oknum kurir narkoba tak lagi menunggu di dalam gang atau lorong. Mereka sudah turun ke jalan. 

Kategori :