LRT Palembang Menjadi Favorit Pemudik untuk Wisata dan Berkunjung ke Sanak Saudara

LRT Palembang Menjadi Favorit Pemudik untuk Wisata dan Berkunjung ke Sanak Saudara

LRT Palembang Menjadi Favorit Pemudik untuk Wisata dan Berkunjung ke Sanak Saudara--

BACA JUGA:Nama Agus 'Waskita' Menggema Dalam Sidang Korupsi Proyek LRT Sumsel, Fee Rp25 Miliar Lebih untuk Siapa?

Stasiun LRT yang terhubung langsung dengan Stasiun Kertapati menjadi titik transit penting menuju daerah-daerah seperti Prabumulih, Lubuklinggau, hingga Lampung. 

Konektivitas ini memperluas fungsi LRT bukan hanya sebagai angkutan dalam kota, melainkan juga sebagai bagian dari sistem transportasi regional.  

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian terus mendukung optimalisasi peran LRT Palembang dalam mendukung angkutan masa Lebaran dan hari besar lainnya. 

Dalam laporan resmi yang dirilis April 2025, LRT Palembang disebut sebagai model transportasi urban yang berhasil mengintegrasikan sistem pelayanan publik dan kebutuhan mobilitas perkotaan. 

BACA JUGA:Selain Fee Rp25,6 M, Tiket Pesawat hingga Sumbangan Turnamen Golf Jadi Fakta Baru Kasus Korupsi LRT Sumsel

BACA JUGA:Nah Loh, Sidang Korupsi LRT Sumsel Terungkap PT Waskita Terima Fee Rp25,6 M di Dua Apartemen di Jakarta

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menegaskan komitmen untuk memperluas layanan LRT, termasuk wacana penambahan lintasan baru menuju kawasan industri dan pendidikan di luar jalur eksisting.  

Tren peningkatan penggunaan LRT selama Lebaran memperlihatkan bahwa masyarakat mulai menjadikan transportasi massal sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas baru yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan. 

Peningkatan ini menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan infrastruktur transportasi berbasis rel di daerah urban seperti Palembang mendapat sambutan positif dari publik.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait