Timnas Indonesia Banyak Diisi Pemain Naturalisasi, Federasi Sepakbola Vietnam Sindir PSSI: Iri Bilang Bos!

Timnas Indonesia Banyak Diisi Pemain Naturalisasi, Federasi Sepakbola Vietnam Sindir PSSI: Iri Bilang Bos!

Wakil Presiden Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) Tran Anh Tu, menyindir Timnas Indonesia mengenai banyaknya pemain naturalisasi yang direkrut PSSI.--

SUMEKS.CO - Wakil Presiden Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) Tran Anh Tu, menyindir Timnas Indonesia mengenai banyaknya pemain naturalisasi yang direkrut PSSI.

Program naturalisasi yang dilakukan PSSI untuk Timnas Indonesia mendapat kritikan dari Federasi Sepakbola Vietnam.

Ya, Wakil Presiden Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) Tran Anh Tu menyebut, jika PSSI sudah berlebihan dalam program naturalisasi.

"Jika terlalu banyak pemain naturalisasi yang digunakan, pelatihan pemain muda akan terpengaruh"


Program naturalisasi yang dilakukan PSSI untuk Timnas Indonesia mendapat kritikan dari Federasi Sepakbola Vietnam--

BACA JUGA:3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ambil Sumpah WNI Pekan Depan, Nomor 1 Paling Ditunggu Suporter

BACA JUGA:Sibuk Urus Pemain Naturalisasi, PSSI Disentil Mantan Wapres Ma'ruf Amin: Masa Tak Ada Bintang Sepakbola Lokal?

"Kami tidak bisa hanya mengandalkan pemain naturalisasi. Pemain naturalisasi harus digunakan secara wajar dan tidak ugal-ugalan."

"Dan penting bagi mereka untuk memiliki bakat yang layak dan semangat keinginan untuk berkontribusi pada tim Vietnam," sindir Tran Anh Tu.

Tran Anh Tu mengatakan, pihaknya tidak ingin tim nasional negaranya berlebihan dalam menerapkan naturalisasi pemain seperti Timnas Indonesia.

Menurut Tran Anh Tu, program naturalisasi pemain mestinya tidak dilakukan ugal-ugalan dan harus secara wajar serta tidak berlebihan.

BACA JUGA:Selain Ole Romeny dan Jairo Riedewald, PSSI Diam-diam Matangkan 2 Pemain Naturalisasi Lainnya, Siapa?

BACA JUGA:Erick Thohir Bertemu 4 Mata dengan 6 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Bahas Apa Sampai Harus ke Belanda?

Selain itu juga dibarengi dengan pembinaan di usia dini, sehingga fondasi dalam membangun pemain hebat tertata lebih dulu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait