Wanita yang Diduga Ada Main dengan Camat Pemulutan Barat Ogan Ilir, Masih Berstatus Istri Orang

Wanita yang Diduga Ada Main dengan Camat Pemulutan Barat Ogan Ilir, Masih Berstatus Istri Orang

Sejumlah awak media tampak menunggu Camat dan wanita yang diduga ada main di Kantor Camat Pemulutan Barat, Senin, 4 Maret 2024.--

BACA JUGA:Oknum Kades di Ogan Ilir Bikin Geleng Kepala hingga Viral di Medsos, Kelakuannya Tak Patut Ditiru!

Namun yang pasti, terlihat dalam video itu memperlihatkan oknum ASN yang wanita setengah bugil tanpa mengenakan bawahan. Sedangkan oknum camat terlihat telanjang dada.

Setelah menghilang, akhirnya sang Camat muncul sudah menggunakan pakaian dan seperti sedang membetulkan celananya. 

Disusul sang wanita ASN yang hanya menggunakan baju tanpa celana, dan oknum Camat sudah berpakaian kembali. Sang wanita tampak kembali menghilang dari pantauan CCTV.

Namun, di menit keenam, keduanya kembali hilang dari pantauan CCTV. Menit ke 6.29 detik, sang Camat kembali terpantau CCTV duduk di kursinya sembari main handphone. 

BACA JUGA:Wanita Diduga Kekasih Gelap Oknum Kades Tak Senonoh di Ogan Ilir Dikabarkan Pindah ke Luar Negeri

Baru menit ke 7.18, wanita itupun keluar sudah berpakaian rapi, dan keduanya keluar dari ruangan Camat. Entah apa yang mereka lakukan, kita tidak tahu, karena rekaman CCTV tidak mempertontonkan keduanya sedang berhubungan terlarang.

Saat dikonfirmasi awak media, oknum Camat berinisial AR, membantah keras hasil CCTV yang beredar luas tersebut di sejumlah grup whatsapp. 

Menurut AR, apa yang terlihat di CCTV tersebut tidak seperti yang terlihat. Oknum Camat ini menduga, bahwa video tersebut hasil editan belaka. 

"Itu tidak benar pak. Tidak seperti itu. Coba ditanyakan pak yang buat video itu siapa. Dan pakai apa mereka buatnya. Kalu kata orang itu pakai cctv. Berarti yg memasang cctv itu tanpa izin memasang dan masuk ruang kerja kami," paparnya. 

BACA JUGA:Kasus Dugaan Kades Tidak Netral di Ogan Ilir Dihentikan, Polisi Ungkap Fakta Ini!

AR berdalih, bahwa diruang kerjanya tersebut, tidak hanya berdua saja melainkan ada satu staf lagi bernama Asradi, yang biasanya bertugas sebagai tukang ketik berkas. 

"Di dalam ruangan itu bukan kami berdua saja. Tapi bertiga. Ada Asradi staf kami yang lagi ngetik. Asriadi siap bersaksi. Tidak ada pornografi. Itu semua editan pak," tegasnya.(*) 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: