WASPADA! Polusi Asap Ancam Kesehatan Warga Palembang

WASPADA! Polusi Asap Ancam Kesehatan Warga Palembang

Ilustrasi--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kota Palembang dikepung asap. Malam hari, asap terasa pekat. jarak pandang terbatas. Selain itu aroma asap menyesakkan hidung.

Kondisi ini sangat membahayakan. Terutama warga yang menderita gangguan pernapasan seperti asma, jantung dan gangguan pernapasan lainnya.

Nah, bagi warga yang tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya tidak keluar rumah pada malam hari. Aroma asap sangat menyesakkan dan mengganggu.

Polusi inui disebabkan munculnya titik panas di beberapa tempat. Salah satunya tempat pembuangan sampah ahir di Sukawinatan, kemudian kebakaran lahan gambur di Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir.

BACA JUGA:Melalui Safari Subuh Warga Gelumbang Diingatkan Bahaya Karhutlah

Sayangnya belum ada data resmi dari pemerintah terkait kadar polusi udara akibat asap ini. Apakah masih dalam kadar ambang toleransi bagi kesehatan atau sebaliknya. 

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk memadamkan titik api. Mulai dari pemadaman manual meggunakan jalan darat ataupun dengan helikopter.

"Asapnya sudah sangat pekat. Aromanya menyesakkan dada," ujar Herman warga Palembang.

Sebelumnya Hingga Selasa 15 Agustus 2023 sore pukul 17.30 WIB, api dalam sekam masih menyala dan menjalar di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Sukawinatan, Kecamatan Sukarami Palembang.

BACA JUGA:24 Desa di Ogan Ilir Rawan Karhutlah, Ini Imbauan Bupati Panca Wijaya Akbar

Pantauan SUMEKS.CO di lapangan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Palembang masih berjibaku  memadamkan api. 

Bahkan, kobaran api sekam di gunung sampah yang menjalar di atas gunung sampah, terlihat jelas. 

"Api masih menjalar di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata salah satu petugas yang dibincangi Sumeks.co.

BACA JUGA:3 Hektar TPA Sampah Sukawitan Palembang Terbakar, Salah Satu Penyebabnya Akibat Ulah Manusia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: