10 Jam Pengerjaan, Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam Rampung, Jadi Ikon Baru

10 Jam Pengerjaan, Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam Rampung, Jadi Ikon Baru

Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam yang pekerjaannya rampung. Foto: Almi/sumeks.co--

10 Jam Pengerjaan, Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam Rampung, Jadi Ikon Baru

PAGARALAM, SUMEKS.CO - Pengerjaan pemasangan Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam akhirnya selesai.

Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam yang berlokasi di Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam rampung dikerjakan selama 10 jam.

Kini keberadaan Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam menjadi ikon baru bagi Kota Pagaralam dalam hal menambah daya tarik wisatawan, untuk berkunjung ke Kota yang dikenal sebagai Kota destinasi kunjungan wisata andalan Sumsel ini.

Betapa tidak, sejak awal tahap pemasangan Mahkota Selamat Datang Kota Pagaralam ini masyarakat Pagaralam berdomisili di kawasan sekitar sangat antusias menyaksikan dari dekat tahapan pengangkatan mahkota itu. 

BACA JUGA:Jalan Lintas Pagaralam - Lahat Ditutup Pada 24 Juni 2023, Ada Pemasangan Mahkota Tugu Selamat Datang

Begitu pula setelah selesai diangkat, masyarakat dan pengendara mulai mengabadikan momen saat berada di kawasan Gerbang Selamat Datang Kota Pagaralam ini dengan berswafoto.

"Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pengangkatan Mahkota Gerbang Selamat Datang Kota Pagaram berlangsung selama kurang lebih 10 jam. Dimulai pada pukul 22.00 WIB - 06.00 WIB. 

Dan setelah selesai arus lalulintas, baik itu dari arah Pagaralam-Lahat dan sebaliknya sudah berjalan lancar seperti biasanya," ungkap Kepala Dishub Kota Pagaralam, Novi Endri ST.

Begitupula untuk antrean panjang kendaraan kata Novi, yang sebelumnya sempat panjang dan padat merayap, setelah pemasangan Mahkota tugu selamat datang kota pagaralam terpasang, semua sudah berjalan lancar.

BACA JUGA:Batik Ecoprint Dikenalkan ke Masyarakat Pagaralam

"Saat proses pengangkatan Mahkota, akses jalan Pagaralam-Lahat dan sebaliknya memang untuk sementara ditutup, sehingga pengendara harus menggunakan jalur alternatif, yakni Jalan Simpang Mbacang-Gumay, jalan alternatif Simpang Mbacang-Lubuk Selo, mulai dari jalan Masik Siagim dan Jalan Gumay Kabupaten Lahat," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, akses jalan lintas Kota Pagaralam – Lahat, bakal ditutup sementara pada tanggal 24 Juni 2023. Penutupan jalan berlangsung selama kurang lebih 10 jam, karena adanya pengangkatan mahkota tugu selamat datang Kota Pagaralam,di  Dusun Mingkikik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.

"Kurang lebih untuk pemasangan mahkota Tugu Selamat Datang Kota Pagaralam ini selama 6 jam, sehingga mau tidak mau harus menutup jalan,” kata Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH.

Disampaikannya, setelah didiskusikan untuk penutupan jalan ini, untuk di wilayah Kota Pagaralam yang tidak terlalu maksimal itu digunakan, adalah pada waktu malam minggu.

BACA JUGA:Akhirnya Petani Kopi di Kota Pagaralam Tersenyum, Harga Kopi Tembus Rp37.000 Per Kilogram

Alasannya, karena untuk truk-truk pengangkutan kopi, kalau hari Sabtu malam tidak terlalu banyak yang berpergian keluar Pagaralam mengangkut kopi.

“Penutupan jalan ini akan kita mulai pada Sabtu 24 Juni mulai pukul 20.00 WIB, maksimal mereka kerja pengangkatan mahkota tugu itu 6 jam," ungkapnya, dikutip pagaralampos.bacakoran.co, Selasa 20 Juni 2023.

Masih kata Pian, dalam proses itu takut bila ada pelonggaran-pelonggaran menjadi 8 jam hingga lebih, sehingga akses jalan di kawasan Mingkik ditutup dari pukul 20.00 WIB – 06.00 WIB.

Akan tetapi, sambung dia, apabila pada pukul 04.00 WIB, pengerjaan pengangkatan mahkota ini sudah selesai, maka bisa dilakukan pembukaan kembali.

BACA JUGA:Dishub Pagaralam : Retribusi Uji KIR Dihapus Khusus Kendaraan Umum dan Barang

“Jadi kita buat jadwal ini, untuk memudahkan pelaksanaan giat pengangkatan mahkota saja,” jelasnya.

Beranjak dari hal tersebut, tambah Kak Pian, dirinya mengimbau kepada masyarakat Kota Pagaralam dan sekitaran Pagaralam, agar dapat mencari jalan alternatif.

Yakni bisa melalui jalan Gumay, Lubuk Sele dan ada beberapa alternatif jalan lainnya.

BACA JUGA:Ratusan JCH Asal Pagaralam Berangkat ke Tanah Suci 9-10 Juni 2023

“Kita juga telah berkoordinasi, dengan Polres Pagaralam, dibantu dengan Dishub dan Sat PolPP Kota Pagaralam, untuk menjaga kelancaran dan keamanan di jalur alternatif ini,” tandasnya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: