115 Kg Sabu Pesanan Bandar Besar Plaju, Bukti Kecamatan Ini Jadi Sentra Penyebaran Narkoba di Kota Palembang

115 Kg Sabu Pesanan Bandar Besar Plaju, Bukti Kecamatan Ini Jadi Sentra Penyebaran Narkoba di Kota Palembang

115 Kg sabu pesanan bandar besar Plaju. Itu pengakuan tersangka Nurhasan yang hingga saat ini masih intensif diperiksa penyidik BNNP Sumsel. foto: sumeks.co. --

BACA JUGA:Tetangga Hanya Tahu Pemecah Rekor Sabu 115 Kilogram Wira Usaha, Punya Bengkel Las di Jalan Soekarno Hatta

BACA JUGA:Pecah Rekor Tangkapan Sabu 115 Kg, Tapi Soal Vonis Masih Dipegang Kasus Ganja, Tervonis Sudah Ditembak Mati 

“Ini menjadi atensi khusus saya kepada seluruh anggota,” tambahnya.

“Terutama dari Satres Narkoba. Saya minta, siapapun yang terlibat dalam jaringan tersebut untuk segera ditindak tegas dan ditangkap,” pintanya.

Bila memang diperlukan, anggota yang ada di lapangan bisa lakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku yang terlibat dalam peredaran narkoba.

“Kita tidak mau Palembang ini menjadi pasar dan pusat peredaran narkoba,” tukasnya.

BACA JUGA:Vonis Mati Tak Bikin Jera, 115 Kg Sabu Kembali Masuk Palembang, eks Anggota DPRD Palembang Belum Dieksekusi 

BACA JUGA:BNNP Sumatera Selatan Amankan 115 Kilogram Sabu-Sabu Dicampur Karung Beras, Barang Bukti dari Pekan Baru

Sementara, Kepala BNN Kabupaten OKI, AKBP H Gendi Marzanto SH MH mengatakan, pihaknya sudah mengetahui informasi penggagalan penyelundupan sabu-sabu 115 kg oleh BNNP Sumsel.

“Kami akan terus melakukan pemberantasan peredaran narkoba di OKI, bekerja sama dengan polres dan stakeholder terkait,” imbuhnya. 

Daerah perairan selama ini menjadi kendala dalam pengawasan.

Diketahui, pecah rekor tangkapan sabu 115 kilogram di kota Palembang tahun ini. Tepatnya 24 Januari 2023, tapi soal vonis memang ‘masih tertinggi’ dipegang kasus ganja. 

BACA JUGA:Vonis Mati Tak Bikin Jera, 115 Kg Sabu Kembali Masuk Palembang, eks Anggota DPRD Palembang Belum Dieksekusi 

BACA JUGA:BNNP Sumatera Selatan Amankan 115 Kilogram Sabu-Sabu Dicampur Karung Beras, Barang Bukti dari Pekan Baru

Bahkan tervonis kasus ganja itu sudah ditembak mati lebih 7 tahun lalu. Namanya Mgs Zainal Abidin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: