Nilai Non-intrumental: Sebuah Solusi dalam Merencanakan Pembelajaran

Nilai Non-intrumental: Sebuah Solusi dalam Merencanakan Pembelajaran

Hendra Lesmana--

Fungsi sisir sebagai souvenir inilah yang disebut sebagai nilai non instrumental. Tidak diketahui apakah karyawan ketiga sudah paham tentang nilai instrumental atau non-instrumental, tetapi ia paham bahwa sisir memiliki 2 fungsi tersebut.

Mahasiswa sekarang banyak yang tidak dapat memahami konsep tersebut sehingga kesulitan dalam mencari topik skripsinya.

BACA JUGA:Oseng Daun Pepaya Tidak Pahit. Empuk dan Bikin Nagih, Intip Resepnya Disini

Padahal, sangat banyak sekali benda-benda yang dapat kita manfaatkan nilai instrumentalnya untuk membantu mengatasi masalah pembelajaran yang dialami oleh siswa di kelas.

Mahasiswa lebih terbiasa menggunakan nilai instrumental suatu benda untuk

mengatasi masalah dalam pembelajaran siswa di kelas sehingga topik-topik skripsi yang diambil oleh mahasiswa tidak bervariatif dan terkesan mengulangi penelitian orang lain.

Bahkan, lebih parah lagi dapat dikategorikan sebagai sebuah plagiarisme. Mahasiswa harus dapat lebih kreatif mencari ide-ide segar skripsinya dengan memanfaatkan nilai non-instrumental suatu benda untuk digunakan dalam perbaikan pembelajaran di kelas.

BACA JUGA:Ada Saldo DANA Gratis Rp 2 Juta Langsung Cair dari Pemerintah, Klaim Sekarang Juga

Mahasiswa dapat mengaitkan nilai non-instrumental benda tersebut dengan pembelajaran bermakna dari van Ausubel, pembelajaran kontekstual, maupun pembelajaran reaslistik. Jadikanlah pengalamanmu belajar di kampus menjadi suatu yang berharga dan diperoleh dengan proses yang berharga.

Latihan tubuh, tidak membahayakan tubuh; tapi pengetahuan yang diperoleh di bawah paksaan tidak akan disimpan kuat dalam pikiran.

Plato, Republik

Penulis adalah mahasiswa doktoral Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, peraih Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahun 2022, dosen STKIP Muhammadiyah OKU Timur yang pernah mendapat tugas tambahan sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik (2019-2022), Fasilitator Sekolah Penggerak (FSP) Angkatan 1 Sumatera Selatan, dan asesor BANPAUDPNF Provinsi Sumatera Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: